Empat Anggota TNI AD yang Ditembak Masih Menjalani Perawatan

Achmad Sakirin | Suara.com

Senin, 22 September 2014 | 15:40 WIB
Empat Anggota TNI AD yang Ditembak Masih Menjalani Perawatan
Ilustrasi peluru. (Shutterstock)

Suara.com - Empat anggota TNI AD yang tertembak dalam bentrok di sekitar Markas Brimob Polda Kepri, Minggu (21/9/2014) masih dirawat di RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

"Mereka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit. Mereka tertembak bagian kaki," kata Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Bujang Zuirman saat melihat kondisi korban, Senin (22/9/2014) siang.

Ia mengatakan, keempat anggota Yonif 134 Tuah Sakti yang tertembak adalah Praka EB (anggota Kompi A), Pratu E (anggota Kompi Markas), Pratu A (anggota Kompi Markas) dan Pratu A (anggota Kompi Bantuan).

"Selain terkena luka tembak pada bagian kaki, anggota yang dirawat juga mengalami luka akibat pemukulan di depan markas Brimob Polda Kepri di Tembesi," kata dia.

Ia mengatakan, petugas medis segera melakukan operasi pada nggota yang terkena tembakan dan proyektilnya masih bersarang di kaki.

"Yang proyektilnya bersarang akan menjalani operasi pengangkatan. Mereka sudah membaik," kata dia.

Danrem mengatakan, TNI dan Polri sudah berkoordinasi untuk membentuk tim mengungkap kasus tersebut.

"Belajar dari kasus-kasus sebelumnya, kami sudah intruksikan juga ke dalam agar suasana kondusif," kata Danrem.

Sementara itu, Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari mengatakan, anggotanya terpaksa melakukan penembakan karena dikepung massa saat melakukan penggrebekan gudang yang diduga tempat penimbun solar ilegal.

"Awalnya sudah diberi tembakan peringatan karena massa mendesak anggota Direskrimsus Polda Kepri agar tidak menyegel gudang. Satu anggota kami sempet diamuk massa," kata dia.

Ia mengatakan, untuk keluar dari lokasi, anggotanya terpaksa menembak ke tanah dan ke udara karena sudah sangat terdesak.

"Anggota tidak mengetahui kalau di situ ada anggota TNI. Karena kondisinya malam dan gelap. Anggota memang menembak agar bisa keluar dari lokasi," kata Arman.

Ia mengatakan, tidak ada tembakan yang diarahkan langsung ke massa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bentuk Tim Gabungan Usut Penembakan 4 Anggota TNI

Polisi Bentuk Tim Gabungan Usut Penembakan 4 Anggota TNI

News | Senin, 22 September 2014 | 13:20 WIB

Empat Prajurit TNI Ditembak di Batam

Empat Prajurit TNI Ditembak di Batam

News | Senin, 22 September 2014 | 10:14 WIB

Dua Oknum Polisi Terlibat Penembakan Caleg

Dua Oknum Polisi Terlibat Penembakan Caleg

News | Senin, 19 Mei 2014 | 14:32 WIB

TNI Bantu Polri Ungkap Penembakan Anggota Pakhas

TNI Bantu Polri Ungkap Penembakan Anggota Pakhas

News | Senin, 12 Mei 2014 | 11:53 WIB

Jenazah Korban Penembakan OTK Disemayamkan di Mako Paskhas

Jenazah Korban Penembakan OTK Disemayamkan di Mako Paskhas

News | Minggu, 27 April 2014 | 15:54 WIB

Terkini

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:58 WIB

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:38 WIB

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:33 WIB

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:27 WIB

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:26 WIB

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:17 WIB

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:51 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:28 WIB