Pembunuh Mayang Prasetyo Senang Bercinta dengan Transseksual

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 09 Oktober 2014 | 08:46 WIB
Pembunuh Mayang Prasetyo Senang Bercinta dengan Transseksual
Mayang Prasetyo dan Marcus Volke (inset). (Facebook)

Suara.com - Marcus Peter Volke, lelaki yang membunuh Mayang Prasetyo mempunyai ‘hobi’ bercinta dengan transseksual. Hal itu diungkapkan Ivan Gneil, pemilik rumah bordil Pleasure Dome di Melbourne, Australia.

Marcus dan Mayang pernah bekerja di rumah bordil tersebut. Ivan mengatakan, Marcus merupakan karyawan yang baik dan sangat pendiam.

“Saya tidak terlalu mengenal dia, yang saya tahu dia memang bisa beladiri. Dia juga tipe laki-laki pekerja yang senang bercinta dengan transseksual,” ujarnya.

Ivan mengatakan, Marcus mengejar Mayang yang bekerja di Pleasure Dome untuk dijadikan pacarnya. Setelah itu, Marcus memaksa Mayang untuk berhenti dan tetap bekerja sebagai pekerja seks secara mandiri.

Menurut Ivan, dia tidak tahu kalau Marcus dan Mayang menjalin hubungan asmara. Meski demikian, Ivan merasa Mayang tidak nyaman dengan hubungannya itu. Kemungkinan besar karena Marcus kerap melakukan kekerasan kepada Mayang.

“Saya tahu dia sering berindak kasar kepada Mayang. Saya hanya bisa berkata kepada diri saya, seharusnya saya bisa melihat itu sehingga kasus pembunuhan terhadap Mayang bisa dicegah,” ujarnya.

“Lelaki PSK seperti Marcus banyak, mereka biasanya bekerja di rumah bordil agar bisa dekat dengan perempuan transseksual agar bisa dekat dan menjalin hubungan asmara. Mereka kemudian menjadikan perempuan itu sebagai pacar dan membawanya keluar dari rumah bordil,” jelasnya.

Mayang Prasetyo alias Febri Andriansyah dibunuh oleh Marcus Peter Volke. Mayatnya dimutilasi dan sebagian potongan tubuhnya direbus oleh Volke.

Polisi menggerebek kediaman Volke setelah ada laporan tetangga yang mencium bau daging busuk dari apartemen si lelaki. Polisi menemukan sebagian potongan tubuh manusia sedang direbus di atas kompor.

Volke melarikan diri lewat pintu belakang dan nekat mengakhiri nyawanya dengan cara menggorok lehernya sendiri di tempat yang berjarak 100 meter dari TKP. (News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terbongkar, Profesi Asli Lelaki Pemutilasi Mayang Prasetyo

Terbongkar, Profesi Asli Lelaki Pemutilasi Mayang Prasetyo

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 17:19 WIB

Polri Mengaku Belum dapat Informasi soal Mayang Prasetyo

Polri Mengaku Belum dapat Informasi soal Mayang Prasetyo

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 05:40 WIB

Sebut Mayang Prasetyo "Banci", Media Australia Dituntut Minta Maaf

Sebut Mayang Prasetyo "Banci", Media Australia Dituntut Minta Maaf

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 20:00 WIB

Imigrasi Keluarkan Paspor Mayang Atas Nama Febri Andriansyah

Imigrasi Keluarkan Paspor Mayang Atas Nama Febri Andriansyah

News | Selasa, 07 Oktober 2014 | 18:56 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB