Kubu SDA Sayangkan Kehadiran Petinggi Parpol di Muktamar

Achmad Sakirin

Rabu, 15 Oktober 2014 | 19:29 WIB
Kubu SDA Sayangkan Kehadiran Petinggi Parpol di Muktamar
Massa yang tergabung dalam simpatisan PPP kubu SDA menolak Muktamar PPP. [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Kubu Suryadharma Ali menyayangkan kehadiran pejabat negara dan petinggi parpol lain pada pembukaan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke-8 versi Romahurmuziy di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/10/2014).

Ketua DPP PPP Fernita Darwis kepada pers menyatakan, kehadiran mereka seperti melecehkan aturan perundangan dan aturan yang ada.

Di arena muktamar terlihat petinggi partai anggota Koalisi Indonesia Hebat seperti Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Sekjen PKB Hanif Dhakiri dan Sekjen Partai Nasdem Rio Patrice Capela.

"Kehadiran wakil pemerintah kalau ada kami sangat sayangkan. Begitu juga dengan kehadiran para elit atau tokoh partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat dalam pembukaan muktamar yang tidak sah tersebut," ujarnya.

Menurut Fernita, masyarakat tahu kalau PPP sedang mengalami konflik internal yang belum selesai. Karena itu dirinya menyayangkan sikap para politisi yang seolah menutup mata dengan hadir dalam acara muktamar versi Romahurmuziy cs.

"Masyarakat umum saja tahu kok PPP sedang mengalami masalah, masak elit politik tidak tahu masalah yang kami hadapi. Muktamar versi Romahurmuziy ilegal, masak mereka hadir dalam acara yang ilegal?," katanya.

Terlebih, menurut Fernita, tokoh politik yang hadir berasal dari partai yang pernah mengalami hal yang sama seperti yang dialami PPP saat ini.

"Ketika mereka terpecah, tentunya mereka tidak ingin ada pihak luar ikut mengintervensi. Mereka seharusnya paham hal ini, tapi sayangnya itu tidak mereka lakukan," katanya.

Sementara itu, ditemui di arena muktamar PPP versi Romahurmuziy cs di Surabaya, Tjahjo Kumolo mengatakan alasan kehadirannya semata-mata karena undangan dari PPP.

Tjahjo pun tidak mau mengomentari mengapa kini PDI Perjuangan sebagai partai calon penguasa, melakukan hal yang sama terhadap PPP seperti yang dialami PDI dan Megawati dulu sebelum partai tersebut berubah nama jadi PDI Perjuangan karena dipecah-belah oleh rezim orde baru.

"Kalau masalah itu saya tidak punya kewenangan mengomentarinya. Masalah PPP adalah masalah internal atau rumah tangga orang lain. Saya datang karena saya diundang. Masak diundang tidak datang?," tegasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Romahurmuziy Klaim 15 DPW Ikuti Muktamar PPP

Romahurmuziy Klaim 15 DPW Ikuti Muktamar PPP

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 19:16 WIB

Ini Cerita SDA saat Mau Digulingkan Kubu Romy

Ini Cerita SDA saat Mau Digulingkan Kubu Romy

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 16:28 WIB

SDA Minta Majelis Partai Menilai Perilaku Organisasi

SDA Minta Majelis Partai Menilai Perilaku Organisasi

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 15:55 WIB

Jokowi Hadir di Muktamar PPP, SDA:  Romy Bohong

Jokowi Hadir di Muktamar PPP, SDA: Romy Bohong

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 15:36 WIB

SDA Klaim Sudah Empat Kali Diberhentikan oleh Rommy dan Emron

SDA Klaim Sudah Empat Kali Diberhentikan oleh Rommy dan Emron

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 14:04 WIB

Suryadharma Minta DPW dan DPC Tak Ikut Muktamar Kubu Romi

Suryadharma Minta DPW dan DPC Tak Ikut Muktamar Kubu Romi

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 13:25 WIB

SDA Sebut Muktamar Surabaya Ilegal, Tapi Romi Anggap Sah

SDA Sebut Muktamar Surabaya Ilegal, Tapi Romi Anggap Sah

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 12:46 WIB

Arah Muktamar PPP Dukung Jokowi, Kubu Romi Dinilai Salah Pilih

Arah Muktamar PPP Dukung Jokowi, Kubu Romi Dinilai Salah Pilih

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 08:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×