Kepala TNP2K Sebut 'Kartu' Jokowi Bukan dari CSR

Ardi Mandiri

Sabtu, 08 November 2014 | 12:41 WIB
Kepala TNP2K Sebut 'Kartu' Jokowi Bukan dari CSR
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo menujukkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di SDN 2 Temuwangi Pedan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (4/5). (Antara)

Suara.com - Kepala Kelompok Kerja UKM dan Ketenagakerjaan (TNP2K), Ari Perdana, membantah pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, yang menyatakan bahwa anggaran 'kartu sakti' Presiden Joko Widodo (Jokowi) berasal dari Coorporate Sosial Responbility (CSR) BUMN. Menurutnya, anggaran yang mendukung lahirnya tiga kartu tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"(Anggaran Kartu Sakti)-red) bukan dari CSR, tapi murni dari APBN 2014," kata Ari dalam diskusi bertajuk "Menguji Kartu Sakti" di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2014).

Seperti kartu Indonesia pintar misalnya, dia mengatakan, dananya berasal dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Sedangkan Kartu Indonesia sehat (KIS), dia melanjutkan bahwa penerimanya adalah mereka yang sudah terdaftar dalam Penerima bantuan Iuran (PBI).

"Dan itu semua berasal dari dana APBN," tuturnya.

"Jadi program kartu (Presiden Jokowi) belum ada yang baru, kalau kartu Indonesia pintar itu anggarannya dari dana Bantuan Siswa Miskin, jadi alokasi dananya tetap dari APBN ujarnya," tambah Ari.

Lebih lanjut dia menilai bahwa pro kontra di masyarakat terkait program Jokowi disebebkan akibat tidak disosalisasikannya terkait anggaran 'kartu sakti' tersebut.

"Hanya masalah penyampaian saja yang kurang, karena ingin lari kencang," tambahnya.

Sebelumnya, Pratikno mengatakan bahwa biaya penerbitan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berasal dari dana corporate social responbility (CSR) BUMN.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon langsung angkat kritik. Menurutnya, apabila anggaran tersebut berasal dari APBN, maka harus dibahas terlebih dahulu di DPR. Dia pun mengatakan payung hukum dari tiga kartu Jokowi tidak memadai bahkan melanggar undang-undang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Penjelasan Kemenkes Soal KIS

Ini Penjelasan Kemenkes Soal KIS

News | Rabu, 05 November 2014 | 20:48 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×