Effendi Simbolon Tetap Menolak Kenaikan BBM

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 18 November 2014 | 18:27 WIB
Effendi Simbolon Tetap Menolak Kenaikan BBM
Politisi PDI Perjuangan EFfendi Simbolon saat hadir dalam deklarasi koalisi di Lenteng Agung, Rabu (14/5/2014). [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon kecewa dengan sikap partainya yang mendukung kenaikan harga BBM bersubsidi. Effendi adalah salah satu kader PDI Perjuangan yang selama ini menentang pencabutan subsidi harga BBM.

"Saya sudah sampai ke tahap nalar saya untuk menyampaikan berdasarkan logika dan fakta. Nurani saya, saya sampaikan terbuka dan terukur untuk menjadi masukan presiden dan wapres dan para pembantunya," kata Effendi di DPR, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

"Tapi mungkin suara saya tidak terdengar. Ya silakan saya, saya tentu sebagai anggota DPR sangat menyesalkan dan minta maaf kepada konstituen saya telah melukai hati mereka. Saya doakan agar Tuhan mengampuni mereka," Effendi menambahkan.

Effendi menilai kebijakan tersebut tidak berempati terhadap rakyat kecil. Bahkan, dia menilai sistem yang ada saat ini erat kaitannya dengan liberalisme.

"Saya menangis. Begitu sombongnya pemerintah hingga tidak berempati kepada nasib rakyat Indonesia. Jadi sangat liberal negeri kita. Jauh panggang dari api. Kalau kabinet ini bukan presidennya dari PDI Perjuangan, bagi saya mungkin biasa saja ya. Tapi ternyata, saya kecewa," kata dia.

Menurut Effendi seharusnya partainya dapat memberikan solusi selain mendukung kenaikan harga BBM, apalagi dengan di saat harga minyak dunia sedang turun.

"Misalnya merealokasi subsidi. Tapi keadaan saat ini tidak serta merta BBM bersubsidinya dinaikkan," tuturnya.

Ketika ditanya wartawan PDI Perjuangan akan menjatuhkan sanksi terhadap kader yang tidak mau mendukung kebijakan pemerintah, Effendi mengatakan sikapnya merupakan pendapat pribadi.

"Kok sanksi sih. Saya kan sebagai wakil kalian (rakyat). Ini saya pribadi," kata dia.

Sebelumnya, politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan bila pemerintah yang didukung partainya mengeluarkan kebijakan, maka semua kader harus mendukung. Kalau ada kader yang bertentangan, bisa dikenakan sanksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kalau BBM Naik Jadi Meme di Media Sosial

Begini Kalau BBM Naik Jadi Meme di Media Sosial

News | Selasa, 18 November 2014 | 12:12 WIB

BBM Baru Naik Tahun Depan, Pelaku Pasar Kecewa

BBM Baru Naik Tahun Depan, Pelaku Pasar Kecewa

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2014 | 19:16 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×