BNPB: 2014, Bencana Longsor Jadi Pembunuh Terbanyak

Siswanto | Suara.com

Minggu, 14 Desember 2014 | 13:27 WIB
BNPB: 2014, Bencana Longsor Jadi Pembunuh Terbanyak
Longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah (Antara)

Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bencana alam merupakan pembunuh warga terbanyak di tahun 2014. Menurut data BNPB, sebanyak 248 orang tewas akibat bencana longsor di berbagai daerah.

"Jumlah ini di luar 85 orang di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Banjarnegara, Jawa Tengah, yang belum ketemu setelah terjadi longsor pada Jumat (12/12/2014)," kata Sutopo, Minggu (14/12/2014).

Sutopo mengatakan di Indonesia sebanyak 40,9 juta jiwa warga terpapar bahaya longsor. Dikatakan terpapar karena mereka tinggal di daerah rawan bencana.

"Jadi, kondisi pemukiman, seperti di Dusun Gemblong ini banyak sekali. Di Jawa Barat, misalnya di Bandung Barat, Cikopo, Tasimalaya, dan lain sebagainya," kata Sutopo.

Di Provinsi Sulawesi, kata Sutopo, juga banyak kondisi serupa. Daerah di provinsi itu, tambah Sutopo, umumnya di perbukitan atau pegunungan sehingga kalau terjadi curah hujan, rawan longsor.

"Nah, ini masalah kesadaran, kemudian antisipasi masyarakat juga masih perlu kita sosialisasikan terus-menerus," kata Sutopo.

Pemerintah katanya, tidak gampang merelokasi mereka, mengingat jumlah warga yang tinggal di daerah rawan longsor mencapai 40,9 juta jiwa, ditambah lagi mata pencaharian mereka juga di sekitar daerah itu.

"Kita imbau, hujan akan lebih deras pada bulan Januari (2015) nanti, selalu waspada dan kenali lingkungan. Kalau hujan deras lebih dari satu jam, lebih baik mengungsi sementara. Menghindarlah ke tempat lebih aman. Longsor di Jemblung kemarin itu terjadi saat hujan sangat deras," kata Sutopo.

Longsor di Dusun Jemblung telah merenggut nyawa warga sebanyak 23 jiwa, 85 orang lainnya belum diketahui nasibnya, sementara itu ratusan warga saat ini diungsikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Tak Dikenal Korban Longsor Banjarnegara Dimakamkan

Lelaki Tak Dikenal Korban Longsor Banjarnegara Dimakamkan

News | Minggu, 14 Desember 2014 | 08:53 WIB

Terkini

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB