Pejuang ISIS Tertawakan Insiden Penyanderaan Kafe Lindt

Ruben Setiawan

Selasa, 16 Desember 2014 | 15:24 WIB
Pejuang ISIS Tertawakan Insiden Penyanderaan Kafe Lindt
Seorang sandera berlari dari kafe Lindt ke arah polisi, (15/12). (Reuters/Jason Rudd)

Suara.com - Salah satu pejuang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) asal Australia, Mohamed Elomar, menyuarakan dukungannya bagi pelaku penyanderaan Kafe Lindt di Martin Place, Sydney.

Lewat akun Twitter, Elomar yang memakai nama Abu Hafs Al Australi itu mengomentari aksi Man Haron Monis, si pelaku yang berasal dari Iran.

"Krisis Mumbai di jalanan kota Sydney. Kerusakan maksimal," kicaunya lewat Twitter, Selasa (16/12/2014) pagi, menyamakan drama penyanderaan yang terjadi di Kafe Lindt dengan serangan teroris terkoordinasi yang terjadi di Mumbai, India pada tahun 2008.

"Saya pikir kita mengalami situasi penyanderaan sungguhan di Sydney, hahahahahah," kicaunya lagi.

Elomar ini adalah lelaki berusia 30 tahun yang menjadi berita setelah berfoto dengan potongan kepala tentara di Suriah beberapa waktu lalu. Kini, ia memasang bendera ISIS sebagai foto profil Twitternya.

Abu Hamza AlMuhajir alias Abdul Salam Mahmoud alias Yassin Ali, juga turut mengolok-olok situasi penyanderaan yang terjadi di Sydney. Lelaki yang diketahui merupakan kawan dekat Mohammad Ali Baryalei, komandan ISIS, mengunggah serangkaian pesan di dunia maya.

"Dunia berpihak pada berita soal 13 warga Australia yang disandera namun tidak mempedulikan berita soal lebih dari 130.000 orang Muslim yang terbunuh di Suriah," kicaunya di Twitter.

"Gaza masih dikepung, Homs dan Damaskus dikepung, sedangkan CAFE di Sydney tidak. Penyanderaan Sydney adalah lelucon," sambungnya.

"Saya tidak mengenal saudara (Man Haron Monis) di Sydney, namun saya bisa mengatakan padamu bahwa pesan yang hendak ia utarakan pada Anda adalah "jika Anda membahayakan orang-orang kami, maka kami akan membahayakan orang-orang Anda, jangan ganggu kami," kicaunya lagi.

"Tidak ada ekstrimis yang melakukan kejahatan di Australia sebelum Australia memutuskan pergi ke Irak dan Suriah (membantu koalisi AS melawan ISIS)," lanjutnya.

Komentar serupa juga datang dari banyak tokoh garis keras lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah drama penyanderaan terjadi di kafe Lindt, Martin Place, Sydney, hari Senin (15/12/2014). Penyanderaan 16 jam tersebut berakhir dengan penyerbuan langsung polisi ke dalam kafe pada Selasa (16/12/2014) dini hari. Penyandera, Man Haron Monis, tewas dalam serangan tersebut. Manajer kafe dan seorang pengacara yang disandera, turut pula menjadi korban. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kirim Pasukan ke Jila, Satgas Damai Cartenz Buru Kelompok Penyandera Wanita Hamil dan 8 Warga

Kirim Pasukan ke Jila, Satgas Damai Cartenz Buru Kelompok Penyandera Wanita Hamil dan 8 Warga

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!

Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:53 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Review Film Dead Man's Wire: Thriller Penyanderaan Mencekam Berbasis Fakta!

Review Film Dead Man's Wire: Thriller Penyanderaan Mencekam Berbasis Fakta!

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:00 WIB

Terungkap! Pelaku Penyanderaan Anak di Pospol Pejaten Ternyata Residivis, Pernah Dipenjara di Malaysia hingga China

Terungkap! Pelaku Penyanderaan Anak di Pospol Pejaten Ternyata Residivis, Pernah Dipenjara di Malaysia hingga China

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 18:19 WIB

Terkuak Motif Indra Penculik Anak di Pospol Pejaten: Bocah Zp Dijadikan Barter usai Ortunya Tak Beri Pinjaman Uang

Terkuak Motif Indra Penculik Anak di Pospol Pejaten: Bocah Zp Dijadikan Barter usai Ortunya Tak Beri Pinjaman Uang

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 18:01 WIB

Fakta Baru Pria Penyandera Anak di Pospol Pejaten, Indra Diduga Siksa hingga Cabuli Bocah Zp

Fakta Baru Pria Penyandera Anak di Pospol Pejaten, Indra Diduga Siksa hingga Cabuli Bocah Zp

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 16:58 WIB

Ngeri! Sandera Balita di Pos Polisi Pejaten, Pelakunya Ternyata 'Halu' usai Nyabu

Ngeri! Sandera Balita di Pos Polisi Pejaten, Pelakunya Ternyata 'Halu' usai Nyabu

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 20:46 WIB

Leher Dikalungi Pisau, Aksi Nekat Kakek-kakek Sandera Anak di Pos Polisi Pejaten, Apa Motifnya?

Leher Dikalungi Pisau, Aksi Nekat Kakek-kakek Sandera Anak di Pos Polisi Pejaten, Apa Motifnya?

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 12:51 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

×