Kisah Para Pembersih Lantai Ruang Mayat RS Pangkalan Bun

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2015 | 06:16 WIB
Kisah Para Pembersih Lantai Ruang Mayat RS Pangkalan Bun
Para petugas membersihkan lantai area kamar mayat di RSUD Sultan Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Senin (5/1/2015). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Bau tak sedap mengudara di sekitar RSUD Sultan Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng). Seluruh orang yang berada di ruang jenazah rumah sakit ini pun harus menutup rapat hidungnya, agar bau tersebut tidak kentara tercium.

Bau inilah yang belakangan setiap harinya menyeruak, ketika kantong jenazah bertuliskan Basarnas datang ke tempat itu. Rumah sakit ini memang menjadi tempat untuk pembersihan dan penyimpanan jenazah yang datang, dari peristiwa jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata.

Tak jarang, ada tetesan air berwarna kuning yang seakan menjadi jejak, ktika keranda dorong melesat menuju ruangan tim Disaster Victim Identification (DVI) di rumah sakit ini. Saat tetesan itu mengendap di lantai, maka bau tak sedap pun akan semakin tajam.

Peristiwa ini pun terjadi dan berulang setiap harinya. Saat itulah, tiga orang perempuan biasanya langsung muncul. Dengan peralatan seadanya, mereka menghapus jejak tersebut. Pipa paralon dan handuk dimodifikasi mereka menjadi alat pel, dan tetesan air dari jenazah itu pun tuntas mereka seka.

Sarinah (23) adalah salah satu di antara para perempuan itu. Perempuan beranak satu ini mengaku bekerja di RS itu sejak 2012. Dia biasa bekerja sebagai pembersih area taman dan lorong di rumah sakit tersebut, dengan waktu kerja delapan jam sehari.

Namun, sejak tanggal 1 Januari lalu, tugas Sarinah dan dua rekannya bertambah. Seiring masuknya jenazah-jenazah hasil proses evakuasi AirAsia QZ8501 ke tempat mereka bekerja, tetesan-tetesan air itu pun harus mereka bersihkan sebagai tugas tambahan.

"Sejak tanggal 1 kemarin mulainya. Lihat jenazah ini (jadi) kayak lihat anak sendiri. Jenazah masuk dulu, baru saya ngepel," ungkap Sarinah.

Manajemen RS sebenarnya menganjurkan supaya Sarinah bekerja sesuai prosedur, yaitu lengkap dengan sarung tangan dan masker. Tapi Sarinah mengaku tidak mau seperti itu. Dia mengaku malah canggung dengan alat-alat tersebut.

Hanya saja, meskipun jenazah bukanlah hal yang baru bagi Sarinah, dia mengaku tetap merasa mual dengan tetesan air dari kantong jenazah yang datang tiap hari ini. Jujur dia mengaku, dirinya pun sesekali bisa muntah.

Sebagaimana Sarinah, Anis Neni Yuliati (39) juga adalah salah satu petugas yang turut membersihkan tetesan air di lantai itu. Dia juga tak kaku memeras handuk yang dijadikan kain pel dengan tangannya, tanpa pelindung. Biasanya, untuk mencuci kain pel ini, Anis melakukannya di bawah kucuran air keran di musala rumah sakit.

Tak ada raut wajah khawatir maupun jijik dari wajah Anis saat melakukan tugasnya, memeras handuk-handuk itu. Anis sendiri mengaku pasrah saja terhadap penyakit yang bukan tak mungkin menghinggapinya.

"Toh setiap manusia akan kembali kepada-Nya," katanya tenang.

Selain didasari kewajiban sebagai petugas kebersihan rumah sakit, Anis mengatakan bahwa dia juga bekerja atas dorongan dari dalam diri sendiri. Tujuannya satu, yaitu untuk saling tolong-menolong.

"Kemauan sendiri. Kalau gini kan kita bisa menolong, saling menolong. Dulu, (ada) orang tua gak ada keluarga, buang air besar saya tolong. Apalagi ini. Kita sama-sama manusia, kan sama aja. Nasibnya aja yang beda," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler

Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:00 WIB

Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas

Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas

Lifestyle | Selasa, 09 Desember 2025 | 21:09 WIB

Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320

Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320

Bisnis | Sabtu, 29 November 2025 | 13:29 WIB

Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!

Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!

Lifestyle | Senin, 03 November 2025 | 20:15 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional

Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional

Foto | Jum'at, 05 September 2025 | 18:18 WIB

Promo AirAsia Diskon Hingga 33 Persen untuk Semua Penerbangan!

Promo AirAsia Diskon Hingga 33 Persen untuk Semua Penerbangan!

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 13:39 WIB

G-Dragon Konser di Jakarta! 5 Hotel Strategis Ini Bisa Dibooking Buat Bikin Nonton Makin Nyaman

G-Dragon Konser di Jakarta! 5 Hotel Strategis Ini Bisa Dibooking Buat Bikin Nonton Makin Nyaman

Lifestyle | Senin, 30 Juni 2025 | 15:50 WIB

Penerbangan Langsung Adelaide - Denpasar Dimulai, Kemenpar Optimistis Gaet 1,9 Juta Turis Australia

Penerbangan Langsung Adelaide - Denpasar Dimulai, Kemenpar Optimistis Gaet 1,9 Juta Turis Australia

Lifestyle | Jum'at, 27 Juni 2025 | 10:27 WIB

Rute Baru AirAsia yang Dinanti Wisatawan: Adelaide ke Bali Kini Tanpa Transit

Rute Baru AirAsia yang Dinanti Wisatawan: Adelaide ke Bali Kini Tanpa Transit

Lifestyle | Sabtu, 12 April 2025 | 22:32 WIB

Horor Kamar Mayat, Karyawan Jual Jenazah Bayi dan Bagian Tubuh Lain di Facebook!

Horor Kamar Mayat, Karyawan Jual Jenazah Bayi dan Bagian Tubuh Lain di Facebook!

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 04:25 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB