Mubarok: Kalau Jokowi Cerdik, Budi Tak Dilantik Jadi Kapolri

Siswanto

Jum'at, 16 Januari 2015 | 11:38 WIB
Mubarok: Kalau Jokowi Cerdik, Budi Tak Dilantik Jadi Kapolri
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok (tengah) dan Tantowi Yahya dari Partai Golkar [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Apakah Presiden Joko Widodo tetap melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri atau membatalkannya, itu teka teki yang menarik. Soalnya, persetujuan DPR terhadap calon tunggal yang dipilih Jokowi menjadi Kapolri, sesungguhnya merupakan catur politik.

Hal itu dikatakan oleh anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, kepada suara.com, Jumat (16/1/2015).

"Mau fight atau tidak. Jokowi memang serba salah sekarang ini. Mengangkat (Budi) salah, tidak mengangkat disalahkan," kata Mubarok. "Maka, tinggal Jokowi saja, menjadi orang bodoh atau orang pintar."

Menurut Mubarok kalau Jokowi tetap mengangkat Budi menjadi Kapolri, itu merupakan keputusan yang akan sangat membawa situasi yang memberatkan bagi Jokowi.

"Kalau dia cerdik, maka tidak akan diangkat, dibiarkan saja sampai semua suara muncul, termasuk yang menolak, maka setelah itu nanti dia mengambil keputusan," kata Mubarok.

Mubarok menambahkan tidak ada salahnya Jokowi menunda pelantikan Kapolri baru, mengingat posisi Kapolri tidak akan kosong karena masih bisa dipimpin Jenderal Sutarman sampai masa bhakti Sutarman selesai.

Mubarok berharap Jokowi cerdik sehingga bisa bebas dari tekanan partai dan bisa keluar dari azas ketidakpatutan. Maksudnya, Jokowi tidak melantik orang yang sudah menjadi tersangka menjadi Kapolri.

Mubarok mengatakan blunder-nya kasus ini sama dengan kebijakan Jokowi menaikkan harga BBM bersubsidi. Walaupun kemudian diturunkan lagi karena harga minyak dunia turun, tapi tidak diikuti penurunan harga sembako yang sudah keburu naik.

"Korbannya rakyat," kata Mubarok.

Mubarok mengingatkan Jokowi bahwa KPK sudah memiliki lebih dari dua alat bukti untuk menetapkan Budi menjadi tersangka. Artinya, itu tidak main-main dan dalam waktu dekat Budi bisa ditahan.

"Jadi, kalau belajar dari nilai kepatutan, jangan diangkat," katanya.

Ketika ditanya, siapa calon pengganti Budi menurut Partai Demokrat? Mubarok tidak mau menyebutkan nama dan menjawab secara diplomatis.

"Saya kira selesaikan dulu sampai Sutarman selesai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tunda Lantik Budi, Tunjuk Badrodin Jadi Plt?

Jokowi Tunda Lantik Budi, Tunjuk Badrodin Jadi Plt?

News | Jum'at, 16 Januari 2015 | 11:21 WIB

SBY: Mari Kita Selamatkan Negara, Presiden dan Polri

SBY: Mari Kita Selamatkan Negara, Presiden dan Polri

News | Jum'at, 16 Januari 2015 | 10:40 WIB

Pagi Tadi, Jokowi Mendadak Bertemu Sutarman dan Budi Gunawan

Pagi Tadi, Jokowi Mendadak Bertemu Sutarman dan Budi Gunawan

News | Jum'at, 16 Januari 2015 | 10:27 WIB

Pencalonan Budi Gunawan, Mahasiswa Ingatkan Jokowi

Pencalonan Budi Gunawan, Mahasiswa Ingatkan Jokowi

News | Jum'at, 16 Januari 2015 | 07:25 WIB

KPK Periksa Saksi Budi Gunawan Pekan Depan

KPK Periksa Saksi Budi Gunawan Pekan Depan

News | Jum'at, 16 Januari 2015 | 06:03 WIB

Terkini

Sunscreen Wardah PDRN untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Sunscreen Wardah PDRN untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:47 WIB

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:25 WIB

×