Seorang Ibu Tewas Terlindas Bus di Bogor

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2015 | 01:40 WIB
Seorang Ibu Tewas Terlindas Bus di Bogor
Ilustrasi TKP kecelakaan. (Shutterstock)

Suara.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi antara bus Antar Kota Antar Provinsi dengan pengendara sepeda motor di Jalan KS Tubun, depan Gereja Petra, Kota Bogor, Jawa Barat, menewaskan seorang ibu, Rabu (21/1/2015).

Petugas Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bogor Kota Aiptu Suradiya mengatakan, peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

"Pengendara tewas di tempat setelah badannya terlintas ban bagian belakang bus yang sedang melintas," katanya.

Ia mengatakan, korban bernama Erni Haryani (44), warga Kampung Pangkalan, Cibuluh, Kota Bogor.

Kronologis kejadian kecelakaan terjadi saat korban bersama anaknya Erlyana Nur Graha (16) mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi F 6059 CC dari arah Pomad menuju Bogor.

Di saat bersamaan dari arah yang sama bus Mulia Indah jurusan Solo-Bogor juga sedang melintas di badan jalan.

"Motor yang dikendarai oleh anak korban ini melintas di bahu jalan, kondisinya saat itu ada genangan air dan licin," kata Aiptu Suradiya.

Pengendara motor berencana mendahului bus yang sedang lewat dengan mengambil bahu jalan sebelah kiri. Namun, mereka terhalang Perut oleh truk bermuatan bahan bangun yang sedang mengisi muatan di depan gereja.

Putri korban bernisiatif mengarahkan sepeda motor untuk naik ke badan jalan, diduga karena kehilangan keseimbanan karena ada jarak antara bahu jalan dan badan jalan membuat sepeda motor oleng ke kiri.

"Saat sepeda motor slip dan oleng, korban terjatuh ke arah kanan. Di saat bersamaan bus melintas dan mengenai korban," katanya.

Korban terlindas ban belakang bagian kiri bus yang dikendarai oleh Cacang (53) warga Subang, Kampung Waladin Desa Pasir Bungur, Purwodadi.

Saat kejadian korban tidak mengenakan helm, bagian perut korban yang tergilas roda bus pecah hingga mengeluarkan isinya.

Peristiwa tersebut membuat shok putri korban yang mengendarai sepeda motor, karena abang kandungnya baru meninggal dunia tiga hari yang lalu.

"Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga," kata Aiptu Suradiya.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara petugas juga mengamankan bus AKAP dengan nomor polisi AD 1412 H termasuk sepeda motor korban.

Petugas juga mengamankan sopir bus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu perwakilan bus Mulia Indah bersedia bertanggung jawab dan ikut memberikan santunan kepada keluarga korban.

Staf dari Jasa Raharja cabang Kota Bogor juga sudah meminta data korban untuk selanjutnya diberikan santunan kecelakaan.

"Sesuai peraturannya, korban mendapatkan santunan sebesar Rp25 juta. Santunan ini secepatnya kita berikan setelah proses administrasi selesai," kata Yan Arthakusuma dari Jasa Raharja. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Diduga Salah Injak Gas, HR-V Tabrak Motor di Joglo: Massa Kesal dan Pukul Kaca Mobil

Diduga Salah Injak Gas, HR-V Tabrak Motor di Joglo: Massa Kesal dan Pukul Kaca Mobil

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:58 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Teknologi ADAS Bisa Jadi Solusi Tekan Angka Kecelakaan Akibat Human Error di Jalan Raya

Teknologi ADAS Bisa Jadi Solusi Tekan Angka Kecelakaan Akibat Human Error di Jalan Raya

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:22 WIB

Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu

Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu

News | Senin, 23 Februari 2026 | 11:16 WIB

Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13

Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13

News | Senin, 23 Februari 2026 | 09:04 WIB

Tragis! Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Pesing, Jakarta Barat

Tragis! Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Pesing, Jakarta Barat

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:44 WIB

Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi

Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:39 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB