Ini Alasan TNI Ditarik dari Area Pencarian Korban AirAsia

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 29 Januari 2015 | 11:45 WIB
Ini Alasan TNI Ditarik dari Area Pencarian Korban AirAsia
Panglima TNI Jenderal Moeldoko memantau langsung pencarian black box pesawat AirAsia QZ8501 dari atas KRI Banda Aceh, di Laut Jawa, Kamis (8/1). (Reuters)

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menjelaskan alasan penarikan prajurit TNI dari area evakuasi korban pesawat AirAsia QZ8501, Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Menurut Moeldoko, para prajurit, terutama penyelam, membutuhkan pemulihan kesehatan. 

"Saya sudah koordinasi dengan Kepala Barsanas. Untuk kondisi saat ini banyak prajurit saya yang sudah mengalami penurunan kemampuan penyelaman, jadi harus masuk ke chamber, balik lagi (ke markas). Untuk recovery seminggu-dua minggu untuk kembalikan kondisi normal," kata Moeldoko sebelum rapat dengan Komisi I tentang Rencana Strategi 2015 di DPR, Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Selain menarik pasukan, TNI juga menarik alutsista yang selama ini dipakai untuk mencari korban AirAsia dan mengevakuasinya. Bantuan militer dari negara-negara sahabat, katanya, juga sudah ditarik.

Saat ini, kata Moeldoko, proses evakuasi ditangani oleh tim Basarnas.

"Nanti bila kebutuhan lapangan akan sesuaikan dengan Basarnas. Basarnas sebagai koordinator," ujarnya.

Terkait dengan jumlah biaya operasional selama operasi pencarian dan evakuasi korban AirAsia, Moeldoko tidak menjabarkan secara rinci.

"Kemarin untuk kebutuhan paling banyak adalah BBM. Itu ditanggung pemerintah. Untuk kebutuhan logistik kita ambil dari cadangan operasi Panglima TNI," kata Moeldoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS: Tim Independen Lapornya ke Presiden Saja, Jangan ke Publik

PKS: Tim Independen Lapornya ke Presiden Saja, Jangan ke Publik

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 11:31 WIB

Terkini

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

×