Diusulkan Dapat UPS Rp4,2 M, Camat Kebon Jeruk Bingung Tempatnya

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 03 Maret 2015 | 12:46 WIB
Diusulkan Dapat UPS Rp4,2 M, Camat Kebon Jeruk Bingung Tempatnya
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di KPK laporkan dana siluman di APBD (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Camat Kebon Jeruk Agus Triono mengaku kaget atas munculnya pos anggaran pengadaan alat uninterruptible power supply (UPS ) atau alat penyimpan daya sementara di dalam Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah tahun 2015 vesi DPRD untuk kantor Kecamatan Kebon Jeruk. Pasalnya, Agus merasa tidak pernah mengajukan pengadaan barang tersebut.

"Di Kebon Jeruk nggak ada anggaran itu. Kita tidak mengusulkan," kata Agus ketika dihubungi suara.com, Selasa (3/3/2015).

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan bahwa dana siluman pembelian alat UPS tidak hanya muncul di pos Dinas Pendidikan, melainkan juga muncul untuk sejumlah kecamatan yang nilainya Rp 4.220.000.000 tiap kecamatan.

Agus malah bingung kalau nanti sampai datang alat tersebut, dimana lokasi untuk menyimpannya, mengingat kantor kecamatan tidak memiliki ruangan khusus untuk itu.

"Nah, kita bingung lagi nempatinnya, karena itu kan harus ruangan khusus, kantor kita nggak didesain untuk ruangan itu. Kantor kecamatan belum siap untuk itu," katanya.

Agus menambahkan Kecamatan Kebon Jerok belum membutuhkan UPS karena pasokan listrik di sini sudah baik. Terkadang, listrik memang byar-pet, tapi hal tersebut sudah diatasi dengan adanya genset.

"Listrik cukuplah, nggak kurang dan nggak melebihi kapasitas (alat yang ada). Komputer kita ada cukup banyak 25-30 unit. Cukup untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.

Agus mengungkapkan pagu anggaran Kecamatan Kebon Jeruk sekitar Rp5,9 miliar. Daripada untuk belanja alat UPS yang nilainya empat miliar rupiah lebih, lebih baik dialokasikan untuk pembangunan di sektor lain.

"Kalau melihat kebutuhan mending untuk infrastruktur, jalan, saluran, penghijauan, itu yang dibutuhkan masyarakat. Sampai saat ini (UPS) belum terlalu urgent-lah," kata dia.

Seperti diketahui, saat ini ramai diberitakan adanya dana siluman di APBD 2015 versi DPRD sebesar Rp12,1 triliun. Dana ini ditemukan Ahok setelah mencocokkan APBD pemerintah dengan yang sudah disahkan DPRD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Camat Tambora Tak Tahu Kecamatannya Diusulkan Dapat UPS Rp4,2 M

Camat Tambora Tak Tahu Kecamatannya Diusulkan Dapat UPS Rp4,2 M

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 12:14 WIB

'Dana Siluman' Rp12 Triliun Melukai Hati Warga Jakarta

'Dana Siluman' Rp12 Triliun Melukai Hati Warga Jakarta

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 08:13 WIB

M Taufik Tetap Ngotot untuk Lengserkan Ahok

M Taufik Tetap Ngotot untuk Lengserkan Ahok

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 07:57 WIB

Kadisdik DKI: Yang Pasti, 'Nggak' Perlu UPS di Sekolah-sekolah

Kadisdik DKI: Yang Pasti, 'Nggak' Perlu UPS di Sekolah-sekolah

News | Senin, 02 Maret 2015 | 21:01 WIB

DPRD Ancam Laporkan ke KPK, Ahok: Saling Lapor Bagus Donk!

DPRD Ancam Laporkan ke KPK, Ahok: Saling Lapor Bagus Donk!

News | Senin, 02 Maret 2015 | 20:34 WIB

Terkini

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

×