Nekat Lawan Ahok, Lulung Diprotes Pimpinan PPP

Laban Laisila, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 03 Maret 2015 | 18:26 WIB
Nekat Lawan Ahok, Lulung Diprotes Pimpinan PPP
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama dan Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PPP Abraham Lunggana atau Lulung [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana, yang kerap disapa Haji Lulung, mengaku ditegur oleh pimpinan partainya di PPP karena ikut menjadi inisiator pengajuan hak angket kepada Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok).

"Kemarin saya sudah komunikasi (dengan partai). Saya hormati perintah itu cabut hak angket)," cerita Lulung di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2015).

Namun apa daya, terlanjur kesal dengan sikap Ahok, politikus partai PPP itu tetap ngotot akan memperjuangkan hak angket.

"Tapi juga tolong saya dihormati saya sedang membela diri, membela lembaga saya (DPRD), membela pribadi saya. Karena saya sudah dihina, dihakimi tanpa lewat pengadilan, saya sudah divonis maling," tegas Lulung.

Selain itu, Lulung mendukung keputusan DPRD DKI Jakarta untuk kembali menyerang Ahok dengan cara menempuh jalur hukum.

"Kemudian kami minta dihormati melakukan penegakkan hukum. Karena saya yakin seyakin-yakinnya tidak ada Rp12,1 triliun. Yakin sekali," kata Lulung.

Lulung mengatakan anggota dewan yang berasal dari partai berlambang Kabah itu akan tetap konsisten untuk melakukan hak angket.

"Oh, nurut saya dong pasti," tutup Lulung.

Seperti diberitakan, DPRD Jakarta mengajukan hak angket menyusul sikap Ahok yang menyampaikan APBD Jakarta 2015 yang bukan berdasarkan dari hasil siang Paripurna ke Kemendagri.

Sementara Ahok menuding adanya dana siluman senilai Rp12,1 triliun dalam draf APBD versi DPRD. Ahok bahkan melaporkan temuan tersebut ke KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Pengacara DPRD, Pengacara BG Laporkan Ahok ke Bareskrim

Jadi Pengacara DPRD, Pengacara BG Laporkan Ahok ke Bareskrim

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 18:24 WIB

Tempuh Jalur Hukum, DPRD Jakarta Tunjuk Pengacara

Tempuh Jalur Hukum, DPRD Jakarta Tunjuk Pengacara

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 17:09 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×