Array

Penyerang Dubes AS Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan

Ruben Setiawan Suara.Com
Jum'at, 06 Maret 2015 | 12:25 WIB
Penyerang Dubes AS Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan
Dubes AS untuk Korea Selatan, Mark Lippert sesaat setelah disayat pisau, (5/3). (Reuters/Munhwa Ilbo)

Suara.com - Kepolisian Korea Selatan, hari Jumat (6/3/2015) meminta surat perintah penahanan dari pengadilan bagi Kim Ki-jong, pelaku penyerangan terhadap Duta Besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan, Mark Lippert. Mark Lippert bersimbah darah usai disabet dengan sebilah pisau buah di bagian wajah dan lengan kirinya oleh pelaku.

Menurut keterangan polisi, pelaku dijerat dengan pasal berlapis termasuk diantaranya adalah pasal percobaan pembunuhan. Polisi mengaku masih menyelidiki kemungkinan adanya keterkaitan antara serangan tersebut dengan kunjungan Kim Ki-jong ke Korea Utara di masa lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dubes AS Mark Lippert bersimbah darah lantaran disabet pisau buah oleh seorang lelaki tak dikenal di Seoul, Kamis (5/3/2015) pagi. Lippert diserang ketika hendak menghadiri sebuah pertemuan di Ibu Kota Korsel tersebut. Akibatnya, Lippert mengalami luka di bagian wajah dan tangan kirinya.

Akibat lukanya tersebut, Lippert harus menjalani operasi bedah dan mendapat 80 jahitan di wajahnya. Saat ini, Lippert masih dirawat di rumah sakit kendati cedera yang dialaminya dinyatakan tidak mengancam jiwanya.

Si penyerang, Kim Ki-jong, anggota kelompok pro-unifikasi Korea, sempat berteriak "Korea Selatan dan Utara harus bersatu!", sebelum menyabet Limpert. Penyerang yang identitasnya belum diketahui itu juga meneriakan protes atas digelarnya latihan militer antara AS dan Korsel di wilayah itu.

Adapun latihan militer bersama Korsel dan AS, yang melihatkan lebih dari 200.000 pasukan, mendapat penentangan keras dari Korea Utara. Korsel dan Korut sendiri, secara teknis masih dalam status berperang.

Meski demikian belum ada bukti yang menunjukkan bahwa penyerang Lippert adalah agen Korut.

Lippert sendiri ditunjuk menjadi Dubes AS untuk Korsel pada 2014. Sebelumnya dia bertugas sebagai asisten menteri pertahanan AS. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI