TNI Bantah 'Jepret' Foto Kapolresta Denpasar dengan Duo Bali Nine

Ardi Mandiri Suara.Com
Sabtu, 07 Maret 2015 | 14:44 WIB
TNI Bantah 'Jepret' Foto Kapolresta Denpasar dengan Duo Bali Nine
Duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumuran. (Reuters/Nyoman Budhiana)

Suara.com - Kodam IX/Udayana membantah keterlibatan anggotanya mendokumentasikan foto Kapolresta Denpasar Kombes Pol Djoko Hari Utomo bersama dengan dua terpidana mati anggota "Bali Nine".

"Saya pastikan anggota Penerangan Kodam (Pendam) Udayana tidak ada yang memfoto itu, foto narsis itu, karena perintah anggota Pendam dari tangan saya," kata Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel CZI Abdijon Sinaga dalam keterangan persnya kepada awak media di Denpasar, Sabtu (7/3/2015).

Reaksi tersebut disampaikan setelah dirinya membaca pernyataan seorang petinggi kepolisian di Pulau Dewata pada salah satu koran lokal di Bali pada edisi Sabtu ini yang menyatakan bahwa di dalam pesawat yang memberangkatkan Myuran Sukumaran dan Andrew Chan juga turut serta staf hubungan masyarakat dari Polda Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Udara.

Pernyataan tersebut membuat dirinya langsung melakukan klarifikasi melalui media bahwa tersebarnya foto tersebut bukan dari Kodam Udayana.

Tak hanya itu, Abdijon juga menyatakan bahwa TNI tidak terlibat dalam pengamanan pemindahan dua narapidana tersebut termasuk manuver pesawat tempur Sukhoi yang tidak ada kaitannya dengan pemindahan "Bali Nine" itu.

Meskipun sekitar 35 anggota TNI melakukan barikade pengamanan dan mobil panser bersiaga di Lapas Kerobokan saat dua narapidana berkewarganegaraan Australia akan dipindahkan.

"Tidak ada personel TNI. Tidak ada permintaan bantuan dari Polri. Kita inisiatif saja. Secara resmi (permintaan bantuan) tidak ada.

Kita hanya siapkan saja. Tidak ada perintah minta bantuan dari Polda," tegasnya.

Pihaknya akan menelusuri oknum yang mengambil foto tersebut termasuk motif beredarnya foto di dalam pesawat itu.

Sebelumnya beredar luas di sejumlah media baik nasional maupun internasional terkait foto Kapolresta Djoko Hari Utomo bersama Myuran dan Andrew di pesawat saat keduanya dipindahkan ke Nusakambangan.

Akibat foto tersebut, Pemerintah Australia melayangkan protes kepada Indonesia karena dinilai tidak etis seorang petinggi polisi berfoto dengan narapidana yang akan menjalani eksekusi mati. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Sejarah Otomotif: Siapa Penemu Mobil Pertama di Dunia?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI