Indonesia-Turki Kerja Sama Halau Radikalisasi

Siswanto | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2015 | 12:45 WIB
Indonesia-Turki Kerja Sama Halau Radikalisasi
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Turki bekerja sama dalam mengatasi radikalisasi agama, terutama terkait dengan fenomena sejumlah orang yang bergabung dengan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah.

"Pertemuan dengan Turki membicarakan tentang bagaimana kita secara bersama-sama dalam menghadapi radikalisasi," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2015).

Wapres mengikuti Konferensi PBB ketiga tentang Pengurangan Resiko Bencana di Sendai, Jepang, Sabtu (14/3/2015). Di sini, dia menemui sejumlah pejabat tinggi negara lain seperti Turki.

Wapres mengemukakan hal yang dibahas adalah kerja sama keamanan hingga tukar menukar informasi, termasuk dalam membantu gelombang pengungsi akibat serangan ISIS.

"Radikalisme harus dapat kita atasi bersama-sama," katanya seraya menambahkan kini diperkirakan sekitar 500 WNI pergi ke wilayah yang dikuasai ISIS.

Jusuf Kalla mengingatkan potensi bahaya yang dapat terjadi, antara lain bila orang-orang yang telah diradikalisasi kembali lagi ke negaranya, seperti ke Indonesia.

Untuk itu, pemerintah juga telah sepakat membentuk pusat pemikiran Islam moderat sebagai upaya menanggulangi pemikiran radikal.

Wapres juga mengatakan bakal ada pertemuan lanjutan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan pemerintah RI akan mengirim tim keamanan gabungan untuk menginvestigasi lebih dalam motif 16 WNI yang ditangkap Turki di wilayah perbatasan Turki-Suriah.

"Pemerintah akan kirim tim keamanan ke Turki untuk menginvestigasi lebih dalam tujuan mereka dan meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan pihak keamanan Turki," kata Arrmanatha di Jakarta, kemarin.

Tim investigasi yang terdiri atas unsur Kementerian Luar Negeri, Badan Intelejen Nasional, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, dan Polri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres: Penanggulangan Bencana Butuh Kerja Sama Internasional

Wapres: Penanggulangan Bencana Butuh Kerja Sama Internasional

News | Sabtu, 14 Maret 2015 | 23:20 WIB

Pengamat Intelijen: Ada Orang Indonesia Jadi Donatur ISIS

Pengamat Intelijen: Ada Orang Indonesia Jadi Donatur ISIS

News | Minggu, 15 Maret 2015 | 06:17 WIB

Jaringan ISIS di Indonesia Bisa Mencapai Ribuan

Jaringan ISIS di Indonesia Bisa Mencapai Ribuan

News | Sabtu, 14 Maret 2015 | 20:24 WIB

Militan ISIS Nikmati Menu McDonalds

Militan ISIS Nikmati Menu McDonalds

News | Sabtu, 14 Maret 2015 | 19:02 WIB

Terkini

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:28 WIB

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:23 WIB

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:17 WIB

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:13 WIB

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:10 WIB

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:59 WIB

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:48 WIB