Gunakan APBD 2014, Ahok: Saya Jamin Rp72 Triliun Pakainya Efektif

Arsito Hidayatullah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 23 Maret 2015 | 10:52 WIB
Gunakan APBD 2014, Ahok: Saya Jamin Rp72 Triliun Pakainya Efektif
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di pendapa Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (3/3/2015). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjamin Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan efektif mengelola anggaran, walaupun anggaran yang digunakan adalah APBD Perubahan 2014 dengan pagu anggaran Rp72,9 triliun.

"Tapi saya jamin, dengan Rp72 triliun, pakainya efektif," ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/3/2015).

Mantan politisi Partai Gerindra itu bahkan menilai, jika Jakarta memiliki anggaran besar namun pengelolaannya tidak baik, akan lebih sia-sia.

"Sama saja. Daripada (misal) Rp90 triliun, tapi Rp20 triliun diembat beli barang nggak guna. Lebih baik barang yang dibeli sesuai yang kami inginkan, nggak ada mark up, SKPD (satuan kerja perangkat daerah) belanja barang jasa nggak ada honor, nggak ada honor tim pengendali teknis. Ini murni beli sekarang. Ini lebih baik," tegas Ahok.

"Sekarang kita langsung diawasi Mendagri. Masyarakat juga akan lebih kritis (bahwa) Pergub (Peraturan Gubernur) ini betul-betul kita pakai untuk beli barang dan jasa untuk atasi macet, banjir, pendidikan," ucap Ahok menambahkan.

Mantan Bupati Belitung Timur ini bahkan menegaskan, setelah adanya polemik APBD 2015 dan banyaknya pengawasan dari elemen masyarakat, maka nantinya pelayanan masyarakat tahun ini akan lebih terjamin.

"Pelayanannya nggak telat juga. Tempat lain itu, April baru mau lelang. Kita dari sekarang sudah lelang. Lagi pula Presiden (Joko Widodo) sudah keluarkan surat pada kami semuanya, bahwa usahakan semuanya dibeli di e-katalog. Bahkan LKPP sekarang lagi rancang lelang yang 3 hari. Jadi cepat sekali. Kita sudah mengarah seperti swasta," papar Ahok lagi.

"Jadi sekarang lebih enak. Selama DPRD nggak nitip barang aneh-aneh, dengan Perda lebih baik. Tapi kalo ngotot nitip, lebih baik (pakai) Pergub," tutup suami Veronica Tan itu.

Sebagai informasi, Jumat (20/3) malam lalu, anggota dewan menyatakan setuju untuk menggunakan Pergub. Maka Gubernur Ahok pun berhak menerbitkan Pergub untuk menggunakan APBD Perubahan 2014 dengan pagu anggaran Rp72,9 triliun, yang memang lebih kecil dibandingkan nilai APBD 2015 sebesar Rp73,08 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: DPRD Gengsi

Ahok: DPRD Gengsi

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 00:00 WIB

Ini Akibat APBD 2015 DKI Jakarta Tak Bisa Dipakai

Ini Akibat APBD 2015 DKI Jakarta Tak Bisa Dipakai

News | Sabtu, 21 Maret 2015 | 23:00 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB