Kisah Warga Perbatasan yang Masih Harus Gunakan Dua Mata Uang

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 30 Maret 2015 | 02:23 WIB
Kisah Warga Perbatasan yang Masih Harus Gunakan Dua Mata Uang
Presiden Joko Widodo dan rombongan saat meninjau kawasan perbatasan di Desa Sei Pancang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (16/12/2014) lalu. [Antara/M Rusman]

Suara.com - Warga perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sampai saat ini masih menggunakan dua mata uang untuk melakukan transaksi jual-beli.

Sebagaimana yang dikemukakan Haniah, pedagang kue di Pasar Sei Pancang, Minggu (29/3/2015), telah menjadi tradisi bagi masyarakat setempat dalam setiap berbelanja, mereka pasti menggunakan salah satu dari dua mata uang. Tepatnya, aktivitas jual-beli itu tergantung mata uang yang dimiliki.

Dikatakan Haniah, seluruh masyarakat Pulau Sebatik khususnya yang berada di wilayah tapal batas, memang memiliki dua jenis mata uang tersebut, yakni ringgit (Malaysia) dan rupiah (Indonesia). Haniah yang berdomisili di RT 06 Desa Sei Pancang sendiri mengaku, dirinya tidak pernah menentukan sendiri kepada pelanggannya jenis mata uang yang diterimanya. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada mereka akan membayar dengan mata uang apa.

Mengenai masyarakat setempat yang bertransaksi dengan menggunakan dua mata uang itu, menurut Haniah, memang telah lama berlangsung. Hal itu menurutnya juga karena kedekatan emosional antara warga pulau itu dengan Malaysia yang berbatasan daratan.

Haniah sendiri mengaku menerima mata uang ringgit Malaysia saat memasarkan barangnya di sejumlah pasar. Hal itu justru dianggap dapat membantunya apabila akan berbelanja ke negara tetangga tersebut, karena tidak perlu bersusah-payah ke money changer.

Secara terpisah, Tamir yang biasa berbelanja di pasar itu, mengatakan bahwa masalah berlakunya dua mata uang saat bertransaksi di sejumlah pasar di Pulau Sebatik bukanlah barang baru lagi. Hal itu menurutnya bahkan telah berlangsung sejak pulau itu dihuni pada era 1960-an silam.

Menurut Tamir, berlakunya mata uang rupiah dan ringgit di wilayah perbatasan itu, juga dikarenakan seluruh bahan kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat diperoleh dari Malaysia yang dipasok oleh pedagang setiap hari. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 09:55 WIB

Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China

Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:18 WIB

Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok

Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 22:00 WIB

Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor

Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD

Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:42 WIB

Dilema Restoran Cashless Only: Hak Konsumen vs Modernisasi

Dilema Restoran Cashless Only: Hak Konsumen vs Modernisasi

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:22 WIB

Mengapa Beberapa Pullback Pulih Memberi Isyarat Sesuatu yang Lebih Besar dalam Dagangan Forex

Mengapa Beberapa Pullback Pulih Memberi Isyarat Sesuatu yang Lebih Besar dalam Dagangan Forex

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 22:24 WIB

Rupiah Keok Usai Libur Panjang di Level Rp 16.884/USD

Rupiah Keok Usai Libur Panjang di Level Rp 16.884/USD

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:08 WIB

Rupiah Sendirian Terpuruk di Asia, Tumbang ke Level Rp 16.828/USD

Rupiah Sendirian Terpuruk di Asia, Tumbang ke Level Rp 16.828/USD

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:14 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp 16.811/USD

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp 16.811/USD

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:23 WIB

Terkini

Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga

Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:04 WIB

Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang

Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:11 WIB

Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?

Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:45 WIB

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:41 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:39 WIB

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:30 WIB

Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan

Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:25 WIB

Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:19 WIB

67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus

67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:14 WIB

Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka

Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:11 WIB