Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 14 April 2026 | 09:50 WIB
Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah 0,11 persen ke level Rp17.124 per dolar AS pada Selasa, 14 April 2026.
  • Pelemahan rupiah terjadi akibat sentimen domestik terkait kekhawatiran defisit anggaran dan penurunan cadangan devisa negara tersebut.
  • Kondisi rupiah berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang Asia yang justru mencatatkan penguatan terhadap dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka tidak berdaya pada pagi ini, Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah bertengger di level Rp17.124 per dolar AS atau melemah 0,11 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Adapun, penutupan pada Senin (13/4/2026) berada di level Rp17.105.

Sedangkan kurs Jisdor BI ada di level Rp17.122. Pelemahan ini dinilai Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong sangat mengejutkan. Hal ini dikarenakan, beberapa mata uang asing menguat.

"Mengejutkan, rupiah seharusnya bisa menguat hari ini, mengingat semua mata uang menguat cukup tajam dan dolar indeks turun ke level terendah dalam sebulan, begitu juga harga minyak mentah yang kembali di bawah 100 dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan, pelemahan ini mengarisbawahi sentimen domestik yang masih sangat lemah. Apalagi defisit anggaran terus melebar dan cadangan mulai menipis membuat rupiah tertekan.

"Adanya kekhawatiran akan defisit anggaran, downgrade outlook pertumbuhan ekonomi, cadangan devisa yang terus menurun, surplus perdagangan yang semakin kecil," jelasnya.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, won Korea Selatan berada satu level lebih baik dari rupiah setelah terkoreksi 0,12 persen.

Berikutnya, dolar Singapura tergelincir 0,05 persen dan dolar Hong Kong terlihat melemah tipis 0,03 persen. Sedangkan ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,52 persen.

Lalu, peso Filipina yang terkerek 0,48 persen dan dolar Taiwan menanjak 0,23 persen. Diikuti Lalu ada yen Jepang dan yuan China yang sama-sama naik 0,15 persen.

baca juga

Sementara itu, baht Thailand menguat tipis 0,05 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×