Paus Fransiskus: Pembantaian Kenya Adalah Kebrutalan yang Sia-Sia

Ruben Setiawan

Jum'at, 03 April 2015 | 19:50 WIB
Paus Fransiskus: Pembantaian Kenya Adalah Kebrutalan yang Sia-Sia
Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus di Vatikan, (Reuters/Giampiero Sposito)

Suara.com - Pemimpin umat Katholik sedunia, Paus Fransiskus, hari Jumat (3/4/2015), mengutuk serangan kelompok bersenjata asal Somalia di Universitas Garissa, Kenya hari Kamis (2/4/2015) dini hari. Bapak Suci menyebut serangan yang menewaskan 147 orang itu sebagai "kebrutalan yang sia-sia".

Seperti diberitakan sebelumnya, orang-orang bersenjata menyerbu kampus Universitas Garissa dan membantai para mahasiswa, khususnya mahasiswa beragama Kristiani.

"Dalam persatuan dengan semua orang di seluruh dunia, Bapak Suci mengutuk tindakan brutal yang sia-sia dan mendoakan agar para pelaku tergerak hatinya," demikian pesan Sri Paus sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Keuskupan Pietro Parolin.

Parolin mengatakan, Paus Fransiskus mengajak semua otoritas terkait untuk memperkuat upaya guna mengakhiri kekerasan di Kenya.

Sejak beberapa waktu lalu, Bapak Suci sudah menyoroti aksi-aksi kekerasan yang ditujukan kepada umat Kristiani, terutama oleh ISIS di Timur Tengah. Ia mengatakan, kekuatan militer adalah cara terakhir yang bisa diambil untuk menyudahi agresi yang terkesan tidak adil tersebut. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:05 WIB

Kabar Terbaru Aa Juju di Kenya, Sempat Bikin Khawatir karena Diikuti Warga Lokal

Kabar Terbaru Aa Juju di Kenya, Sempat Bikin Khawatir karena Diikuti Warga Lokal

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 06:30 WIB

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:35 WIB

Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama

Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama

Your Say | Senin, 08 September 2025 | 14:17 WIB

World App: Peluang Cuan atau Jebakan? Belajar dari Pengalaman Warga Kenya yang Lebih Dulu Daftar

World App: Peluang Cuan atau Jebakan? Belajar dari Pengalaman Warga Kenya yang Lebih Dulu Daftar

Video | Selasa, 13 Mei 2025 | 16:23 WIB

Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus

Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 20:11 WIB

Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru

Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:57 WIB

Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan

Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:40 WIB

Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus

Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:08 WIB

Ungkapan Hati Megawati Saat Paus Fransiskus Wafat: Rasanya Seperti Kehilangan Bapak Sendiri

Ungkapan Hati Megawati Saat Paus Fransiskus Wafat: Rasanya Seperti Kehilangan Bapak Sendiri

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 06:57 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×