Ini Penjelasan Ahok Soal Meningkatnya Warga Miskin Jakarta

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Senin, 06 April 2015 | 23:22 WIB
Ini Penjelasan Ahok Soal Meningkatnya Warga Miskin Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota. (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan adanya peningkatan jumlah masyarakat miskin di Ibukota dari kurun waktu 2013 hingga 2014.

Dia menyebut peningkatan jumlah warga miskis itu terjadi lantaran diakibatkan dengan adanya  kenaikan bbm dan kenaikan harga makanan pokok.

"Jadi begini, kita nih standar kemiskinan 2.500 kalori nah itu dihitung kira-kira Rp450 ribu lah, Rp470 ribu. Ternyata ada kenaikan minyak bbm dan makanan pokok segala macam inflasi naik Rp25 ribu nih langsung orang loncat ke 4 persen," kata dia usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2015).

Bahkan, Ahok memprediksi peningkatan jumlah rakyat miskin bakal naik signifikan di tahun 2015.

"Sebetulnya nanti tahun 2015 ini angka kemiskinan akan lebih tinggi karena DKI akan menggunakan bukan 2.500 kal tapi kebutuhan hidup layak, kebutuhan hidup cukup, kira-kira Rp2,4 juta. Kira-kira kalau Rp2,4 juta ditaruh buat standar yang miskin berapa? Itu kira-kira meningkat dari 4 persen menjadi hampir 20 persen," terang Ahok.

Untuk mengantispasi dampak inflasi tersebut. Dia berencana untuk membangun lebih banyak rumah susun dan pasar rakyat meringankan beban masyarakat Jakarta.

"Berarti ada 20 persen atau 2 juta orang kira-kira yang penghasilannya di bawah 2,4 juta orang-orang itu yang kita sasar mau bikin pasar rakyat, mau bangun banyak rusun supaya mereka bisa diringankan termasuk bantuan KJP (Kartu Jakarta Pintar)," katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga bakal memberikan bantuan kesehatan kepada warga yang berpenghasilan rendah.

"Termasuk bantuan kesehatan kenapa ada RSUD di tiap kecamatan supaya tiap orang yang penghasilan pas-pasan kalo keluarganya dikit ngga habis uang buat transport jadi dia bisa masak di rumah dateng," katanya.

Untuk merelaisasikan program itu. Saat ini Pemprov DKI, katanya, telah mengantongi jumlah warga miskin  berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik.

"Kita udah dapet datanya dari BPS, dapet datanya persis rumah tangga mana yang penghasilannya lebih dari 2,4 juta. Ini akan kita sasar untuk kita perbaiki di anggaran 2015 ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taufik: Ahok Dimakzulkan, Dunia Tidak Akan Kiamat

Taufik: Ahok Dimakzulkan, Dunia Tidak Akan Kiamat

News | Senin, 06 April 2015 | 12:19 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×