Menteri Yasonna Akui Proyek Payment Gateway Bermasalah

Laban Laisila | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 07 April 2015 | 22:57 WIB
Menteri Yasonna Akui Proyek Payment Gateway Bermasalah
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menghadiri rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/4) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi M‎anusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengakui, bahwa program payment gateway sebagai layanan pengurusan paspor memang bermasalah.

Hal itu disampaikan saat anggota fraksi Golkar Misbhakun ‎mempertanyakan sistem tersebut dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa malam (7/4/2015).

Yasonna menuturkan, sistem payment gateway telah dihentikan berdasarkan SK Kementerian Keuangan karena ada pungutan bukan pajak yang bertentangan dengan ketentuan hukum.

"Payment gateway ini menjadi bias karena sebelum ada sistem itu sudah ada pengisian paspor via online. Antrean pun lancar dan pembayarannya bebas pungli," kata Yasonna dihadapan anggota Komisi III DPR.

Sistem pengurusan paspor secara online itu kini tengah diusut oleh Bareskrim Polri.

Dalam kasus ini, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena disebut menyelahgunakan wewenang dan meenyebabkan kerugian negara.

Menurutnya, sistem pelayanan paspor di Imigrasi sebelum payment gateway ini sudah efektif dan berjalan baik. Tidak ada masalah dalam pelayanan sebelumnya.

"Bahkan pelayanan di kantor Imigrasi Jakarta Selatan mendapat juara ke dua dari UKPS Ombudsman (tahun 2012). Itu jelas membuktikan pelayanan sebelum payment gateaway ini sudah baik," terangnya.

Yasonna membeberkan, dalam sistem pelayanan payment gateway ada dana sebesar Rp30 miliar masuk ke negara. Namun sebagian dana itu masuk dang ditampung ke rekening vendor sebanyak Rp600 juta.

"Karena itu distop oleh Kemenkeu," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperiksa 8 Jam, Denny Indrayana Dicecar 34 Pertanyaan

Diperiksa 8 Jam, Denny Indrayana Dicecar 34 Pertanyaan

News | Jum'at, 03 April 2015 | 00:20 WIB

Denny Indrayana Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

Denny Indrayana Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

News | Kamis, 02 April 2015 | 14:16 WIB

Seusai Denny, Polisi Bakal Geledah Dua Perusahaan

Seusai Denny, Polisi Bakal Geledah Dua Perusahaan

News | Rabu, 01 April 2015 | 21:20 WIB

Usut Denny, Penyidik Juga Periksa Petugas Kebersihan Kemenkumham

Usut Denny, Penyidik Juga Periksa Petugas Kebersihan Kemenkumham

News | Rabu, 01 April 2015 | 19:05 WIB

Terkini

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:52 WIB

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:48 WIB

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:39 WIB

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:35 WIB

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:21 WIB

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:20 WIB

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:15 WIB