Melalui Wadah Serikat, Pekerja Diusulkan agar Diberi Saham

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2015 | 02:22 WIB
Melalui Wadah Serikat, Pekerja Diusulkan agar Diberi Saham
Para buruh PT Nyonya Meneer saat berunjuk rasa meminta agar perusahaan jamu tersebut tidak dipailitkan. (Antara/R Rekotomo)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono, mengusulkan pemberian saham perusahaan kepada karyawan melalui serikat pekerja, sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Dalam keterangan persnya menjelang peringatan Hari Buruh Sedunia (Mayday) di Jakarta, Ferry mengatakan, di beberapa negara kebijakan perburuhan sangat jelas. Di Jepang misalnya, pemerintah mewajibkan sebagian saham perusahaannya untuk diberikan kepada buruh atau pekerja melalui serikat pekerja. Laporan hasil keuangan perusahaan juga bisa diakses oleh pekerjanya.

"Ini bisa menumbuhkan perasaan memiliki dari pekerja. Hubungan ini diperlukan untuk industri. Di Jepang, kebijakan industri dan perdagangan disatukan, agar sejalan dengan kebijakan ketenagakerjaannya," ungkap Ferry di Jakarta, Kamis (30/4/2015).

Ferry sendiri mengaku mendukung perjuangan kaum buruh menuntut perbaikan nasib mereka kepada pemerintah. Namun, apa pun gerakan yang akan dilakukan setiap organisasi buruh, dia berpandangan harus tetap dilakukan dengan damai dan simpatik.

Lebih jauh, Ferry mengatakan bahwa masalah normatif kaum buruh, di antaranya terkait upah, jaminan sosial, juga outsourcing, harus segera dituntaskan oleh pemerintah dengan terobosan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih solutif.

"Sebelum masalah ini bergeser menjadi masalah politik," ungkapnya, sembari menambahkan bahwa pemerintah saat ini seharusnya jauh lebih serius mengatasi masalah penting dalam perburuhan tersebut. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salah Satu Tuntutan Buruh, Tolak Kenaikan Upah Lima Tahunan

Salah Satu Tuntutan Buruh, Tolak Kenaikan Upah Lima Tahunan

Bisnis | Kamis, 30 April 2015 | 15:22 WIB

Terkini

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB