Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

Bella

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:06 WIB
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
Ilutrasi - Aksi kamisan ke-908 di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Warga Rumpin melakukan Aksi Kamisan ke-910 di Jakarta pada Kamis (4/6/2026) untuk menuntut penyelesaian sengketa lahan.
  • Masyarakat memperjuangkan hak atas 1.000 hektare lahan yang diklaim sepihak oleh TNI AU selama hampir dua dekade.
  • Aktivitas militer di sekitar permukiman warga Rumpin mengganggu kehidupan sehari-hari serta menghambat berbagai kegiatan sosial masyarakat setempat.

Suara.com - Perwakilan warga Rumpin, Bogor, Neneng, kembali menyuarakan perjuangan panjang masyarakat yang terlibat konflik lahan dengan TNI Angkatan Udara (AU) dalam Aksi Kamisan ke-910 di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Dalam refleksinya, Neneng mengaku sudah mengikuti Aksi Kamisan sejak 2007 dan hingga kini masih menuntut penyelesaian sengketa tanah yang menurutnya diklaim sepihak oleh negara.

"Hari ini saya masih berteriak untuk menuntut hak atas tanah kami yang selama ini masih diklaim oleh negara," kata Neneng di hadapan peserta aksi.

Ia menuturkan, warga Rumpin telah berjuang selama hampir dua dekade setelah sekitar 1.000 hektare lahan yang mereka tempati diklaim oleh TNI AU. Menurutnya, kasus yang dialami warga Rumpin kerap luput dari perhatian publik dibandingkan berbagai konflik agraria lainnya.

"Jadi mereka merampas tanah kami, diklaim sepihak 1000 hektar yang wilayah tidak jauh. Makanya kadang sedih ya mendengar Papua tapi untuk tanah kami di Rumpin jarang yang bercerita kawan-kawan semua," ujar Neneng sambil menahan tangisnya.

Neneng juga mengeluhkan sulitnya membawa kasus tersebut ke ruang publik. Ia mengaku sejumlah upaya peliputan pernah dilakukan media, namun tidak semuanya berlanjut hingga tayang.

"Banyak wartawan atau siapa pun itu untuk kasus kami itu jarang yang ambil karena ada beberapa juga waktu itu diklaim atau tidak dilanjutkan siarannya Bapak dan Ibu semua," katanya.

Menurut Neneng, warga telah menempuh berbagai jalur untuk mencari penyelesaian. Mereka mendatangi sejumlah lembaga negara, mulai dari Sekretariat Negara, Kantor Staf Presiden (KSP), DPR, hingga Komisi I DPR. Namun hingga kini belum ada kepastian penyelesaian.

"Walaupun perjuangan kami sudah setiap titik kami datangi. Semua ke sekretariatan negara kami ke KSP, ke DPR, ke Komisi I sampai selanjutnya," tuturnya.

baca juga
Ilustrasi TNI. [Ist]
Ilustrasi TNI. [Ist]

Ia menegaskan tanah yang disengketakan merupakan tanah warisan turun-temurun milik warga. Karena itu, masyarakat merasa hak mereka diabaikan meski berstatus sebagai warga negara yang memiliki identitas resmi dan membayar pajak.

"Kami warga negara Indonesia yang diakui oleh negara sebenarnya karena kami juga punya KTP, kami bayar pajak, identitas kami jelas bahwa kami itu warga negara Indonesia yang taat patuh terhadap negara. Tapi mereka mengklaim tanah kami tanpa sepengetahuan rakyat," ucap Neneng.

Selain persoalan status lahan, warga juga mengeluhkan dampak aktivitas militer yang berlangsung di sekitar permukiman. Neneng menyebut latihan militer kerap mengganggu kehidupan sehari-hari warga, termasuk kegiatan pendidikan dan keagamaan.

"Setiap harinya mereka berlatih di lingkungan kami bahkan sekarang garapan-garapan kami itu sudah dipatokin mulai lagi kawan-kawan semua," katanya.

Ia juga mengaku warga harus menghadapi ledakan-ledakan dari aktivitas latihan militer yang berlangsung dekat rumah mereka.

"Jadi saat ini mereka mengadakan kemiliteran dengan menyalakan bom-bom di pinggir-pinggir rumah kami itu sangat bergetar gitu jadi kami terganggu dengan anak-anak kami, pendidikan kami, ibu-ibu yang punya penyakit jantung segala macam," ujar Neneng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan

Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:47 WIB

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:48 WIB

Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat

Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:27 WIB

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:07 WIB

3 Pimpinan Baru BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Ada Birokrat Senior hingga Mayjen TNI

3 Pimpinan Baru BGN Usai Dadan Hindayana Dicopot, Ada Birokrat Senior hingga Mayjen TNI

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:33 WIB

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:06 WIB

4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam

4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:36 WIB

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:00 WIB

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:14 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×