Jurnalis Asing Bebas Masuk, Ini Paradigma Baru Bangun Papua

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2015 | 17:26 WIB
Jurnalis Asing Bebas Masuk, Ini Paradigma Baru Bangun Papua
Anggota DPR dari Fraksi Golkar Tantowi Yahya (jas hitam). [suara.com/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Tantowi Yahya mengatakan pencabutan larangan bagi jurnalis asing ke Papua bisa dimaknai sebagai upaya pemerintah untuk membangun provinsi dengan paradigma baru.

"Saya memaknainya sebagai upaya pemerintah untuk membangun Papua dengan paradigma baru. Selama ini pemerintah menutup akses masuk bagi pers asing dengan alasan yang strategis, yaitu pers asing yang masuk ke sana bukan sekedar menjalankan misi jurnalisme, tapi juga sebagai bagian dari memata-matai dan provokasi," kata Tantowi saat dihubungi suara.com, Selasa (11/5/2015).

Dia berharap kebijakan baru yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo tersebut sudah melewati kajian.

Tantowi menambahkan dengan pemberian kebebasan kepada wartawan asing masuk Papua bisa diketahui apakah selama ini pemerintah memang paranoid dengan media asing atau memang sudah seharusnya Papua dikenal oleh dunia.

"Kita lihat saja apakah pelarangan selama ini merupakan sikap paranoid kita atau memang Papua sudah seharusnya dibuka untuk pers asing," kata Tantowi.

Kebijakan Presiden Jokowi membebaskan wartawan asing masuk Papua untuk melakukan liputan disampaikan di sela acara Panen Raya di Merauke, Minggu (10/5/2015).

"Jadi untuk wartawan asing, mulai hari ini sudah kita perbolehkan. Kita bebaskan untuk bisa masuk ke Papua sama seperti ke provinsi-provinsi yang lain," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bupati Biak Numfor Pukul Jurnalis, Polda dan Gubernur Didemo

Bupati Biak Numfor Pukul Jurnalis, Polda dan Gubernur Didemo

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 14:56 WIB

AJI Minta Jokowi Buat Peraturan Izinkan Jurnalis Asing ke Papua

AJI Minta Jokowi Buat Peraturan Izinkan Jurnalis Asing ke Papua

News | Senin, 11 Mei 2015 | 20:36 WIB

AJI Ambon Tolak Kepala Biro Pers Istana Datang ke Maluku

AJI Ambon Tolak Kepala Biro Pers Istana Datang ke Maluku

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 20:08 WIB

Polisi Takut Jurnalis Asing Masuk Papua Bikin Propaganda Negatif

Polisi Takut Jurnalis Asing Masuk Papua Bikin Propaganda Negatif

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 17:37 WIB

Wartawan Papua Tolak Kedatangan Kabiro Pers Istana

Wartawan Papua Tolak Kedatangan Kabiro Pers Istana

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 06:12 WIB

Terkini

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:38 WIB

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:36 WIB

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:30 WIB

DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel

DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja

Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang

Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB