Kepada Polisi, Ibu yang Telantarkan Anak Bicara Ngalor Ngidul

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 14 Mei 2015 | 20:21 WIB
Kepada Polisi, Ibu yang Telantarkan Anak Bicara Ngalor Ngidul
Utomo Permono dan istri tiba di Polda Metrojaya [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Nurindria Sari, istri dari Utomo Permono, warga Perumahan Citra Gran Cluster Nusa 2, Blok E, Nomor 37, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, sering ngelantur kalau menjawab pertanyaan polisi. Mereka adalah suami istri yang diduga menelantarkan anaknya yang berusia delapan tahun, AD.

Ketika ditanya anggota Polda Metro Jaya mengenai kondisi kelima anaknya, Nurindria malah menceritakan kisahnya dan suaminya.

Kata Nurindria, suaminya merupakan sahabat dekat Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudoyono. Katanya lagi, Utomo sering menemui Yudhoyono ketika itu.

"Suami saya itu sahabat SBY, kalau datang ke sana enggak diperiksa (Paspampres)," kata Nurindria.

Sambil bercerita, Nurindria sekali-sekali tertawa.

"Paspampres SBY itu tetangga suami saya dulu waktu pacaran, tetangga sebelah kiri itu jadi Paspampres. Jadi kalau ketemu itu jambak-jambakan," kata Nurindria sambil terkekeh.

Anggota polisi yang penasaran bertanya mengenai keterangan Nurindria, "Jadi, Paspampresnya yang teman suami ibu, bukan SBY dong."

Mendengar itu, Nurindria bicara lagi.

"Sebelumnya, sama pentolan-pentolan Demokrat itu suami saya kenal semua," katanya.

Nurindria menambahkan suaminya akan dicalonkan oleh Partai Demokrat menjadi wakil bupati. Tapi, Nurindria tidak menyebut untuk bupati daerah mana.

"Ini memperjuangkan mau dicalonno (calonkan) jadi wakil bupati, ada deh. Aku tidak nyalonno, ini cuma peluang tapi masih pikir panjang banget," katanya.

Nurindria bicara ngelantur lagi.

"Teman yang nawarin dan mempercayai kami karena kesanggupan milik Allah, aku gak mau ambisius. Waktu itu ditawarin itu," ujarnya.

Saat ini, Nurindria dan Utomo tengah diperiksa di Polda Metro Jaya. Dugaan kasus penelantaran anak terbongkar dari laporan warga yang melihat kondisi AD, anak ketiga pasangan Utomo dan Nurindria. Sudah sekitar satu bulan terakhir AD tidur di luar rumah, terkadang di pos jaga perumahan. Kalau siang hari, ia berkeliling komplek dengan sepedanya, sejak tak diizinkan masuk ke rumah oleh orangtuanya.
AD tidak boleh masuk ke rumahnya diketahui setelah beberapa warga menanyakannya. Selain tidak diizinkan masuk rumah, AD juga sudah tidak bersekolah sejak sebulan lalu.

Pagi tadi, KPAI, Tim Reaksi Cepat Kementerian Sosial, dibantu polisi mendatangi rumah Utomo. Mereka makin curiga ada yang tidak beres dengan perilaku Utomo dan istri kepada anak-anaknya yang berjumlah lima orang, L (10), C (10), AD (8), A (5), dan D (3). Menurut KPAI, anak-anak ini mengalami trauma psikis.

Kelima anak tersebut kemudian dibawa ke rumah aman milik negara. Sedangkan Utomo dan istri dibawa ke Polda Metro Jaya.

Utomo dan istri membantah telah melakukan kekerasan terhadap anak-anaknya.

Tapi bila dalam pemeriksaan nanti mereka terbukti melakukan penelantaran dan penganiayaan, bisa dijerat UU Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 76 b yang berbunyi anak yang mendapat perlakuan salah dan penelantaran. Ancaman hukumannya lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejiwaan Ortu yang Telantarkan Anak di Cibubur akan Diperiksa

Kejiwaan Ortu yang Telantarkan Anak di Cibubur akan Diperiksa

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 19:03 WIB

KPAI: Anak-anak Masih Trauma, Dengar Nama Ayah Langsung Teriak

KPAI: Anak-anak Masih Trauma, Dengar Nama Ayah Langsung Teriak

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 17:39 WIB

Kesaksian Warga Sekitar Rumah Ortu yang Telantarkan Anak

Kesaksian Warga Sekitar Rumah Ortu yang Telantarkan Anak

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 17:22 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

×