Pejabat Ini Jadi Kelinci Percobaan 'Beras Nuklir'

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 22 Mei 2015 | 06:45 WIB
Pejabat Ini Jadi Kelinci Percobaan 'Beras Nuklir'
Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot Sulitio Wisnubroto. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Di tengah suasana santai di ruang kerjanya bersama suara.com, Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot Sulitio Wisnubroto berulang kali bercerita jika nuklir sangat aman untuk energi listrik. Berulang kali dia mengatakan itu.

Kata dia, BATAN juga memanfaatkan nuklir untuk merekayasa padi unggul. Rekayasa beras ini bekerjasama dengan Kementerian Pertanian di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) BATAN. Teknologi nuklir dimanfaatkan untuk mendapatkan varietas unggul.

Djarot memastikan hasil rekayasa padi menjadi beras itu aman untuk di konsumsi. Buktinya Djarot baik baik saja. Sebab dia sering dijadikan kelinci percobaan untuk membuktikan beras itu aman.

"Saya disuruh makan nasi itu. Nih Pak Djarot, ini aman silakkan coba. Saya dijadikan kelinci percobaan," kata Djarot, Kamis (21/5/2015) siang.

Djarot serius, "lho ini serius. Ini sebagai bukti saja, jika untuk beras aja aman, bagaimana untuk PLTN.

"Jadi kalau mau pintar seperti saya, makan beras nuklir ini," candanya sambil menyeruput teh hangat.

Salah satu varietas beras unggul rekayasa BATAN adalah Inpari Sidenuk atau inbrida padi irigasi si dedikasi nuklir. Sampai saat ini Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi kelompok pemuliaan tanaman mengantongi 20 sertifikat varietas padi.

Padi-padi itu direkayasa di rumah kaca milik BATAN di Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Padi bisa disiap panen kurang dari 100 hari. Selama satu hektar mampu hasilkan 10,1 ton gabah. Padi normal hanya 6 ton.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Gara-gara Beras Plastik, Hubungan Dewi dan Sembiring Renggang

Cara Mendeteksi Beras Sintetis

Dibully soal Sengketa IMA 2015, Angel Pieters Menangis

Orang Ini Kehilangan Rp184 Triliun Hanya Dalam Waktu Setengah Jam

Luka Bedah Caesar Terbuka, Lambung dan Usus Ibu Ini Terburai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

YLKI Desak Pemerintah Usut Tuntas Peredaran Beras Plastik

YLKI Desak Pemerintah Usut Tuntas Peredaran Beras Plastik

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 19:04 WIB

Gara-gara Beras Plastik, Hubungan Dewi dan Sembiring Renggang

Gara-gara Beras Plastik, Hubungan Dewi dan Sembiring Renggang

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 18:16 WIB

Usut Beras Plastik, Polisi Bekasi Bisa Pakai Acuan Lab Sucofindo

Usut Beras Plastik, Polisi Bekasi Bisa Pakai Acuan Lab Sucofindo

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 18:02 WIB

Polisi Belum Terima Hasil Lab Beras Plastik

Polisi Belum Terima Hasil Lab Beras Plastik

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 17:06 WIB

Penemu Beras Plastik Merasa Tak Ditekan Polisi Lagi

Penemu Beras Plastik Merasa Tak Ditekan Polisi Lagi

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 15:59 WIB

DPR: Impor Beras Plastik Harusnya Terdeteksi di Pelabuhan

DPR: Impor Beras Plastik Harusnya Terdeteksi di Pelabuhan

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 15:37 WIB

Beras Plastik Beredar, Ahok: Beras Harus Diperiksa Terus

Beras Plastik Beredar, Ahok: Beras Harus Diperiksa Terus

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 15:27 WIB

BATAN: Belum Ada Respon Jokowi Bangun PLTN

BATAN: Belum Ada Respon Jokowi Bangun PLTN

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 15:00 WIB

Korea Utara Klaim Perkecil Ukuran Senjata Nuklir

Korea Utara Klaim Perkecil Ukuran Senjata Nuklir

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 16:17 WIB

Serpong Bangun Listrik Nuklir, Ini Kata Warganya

Serpong Bangun Listrik Nuklir, Ini Kata Warganya

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 12:06 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×