India Luncurkan Situs Pencari Anak Hilang

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 03 Juni 2015 | 17:36 WIB
India Luncurkan Situs Pencari Anak Hilang
Ilustrasi anak hilang. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah India melincurkan sebuah situs untuk membantu melacak anak-anak di neganya yang hilang. Sebab tiap tahun ada puluhan ribuan anak dari keluarga India yang hilang.

Mereka yang hilang selama ini tidak pernah ditemukan. Mereka diduga diculik untuk dipekerjakan paksa dan dijadikan pekerja seks anak.

Maka itu lah India meluncurkan situs khoyapaya.gov.in. Situs itu artinya 'hilang dan ditemukan'. Peluncuran situs itu dilakukan Menteri Perempuan dan Anak India, Maneka Gandhi.

Bagi orangtua yang kehilangan anak bisa melapor ke situs itu. Mereka hanya memberikan data ciri-ciri anak yang hilang. Nantinya daftar nama anak hilang itu bisa dilihat oleh masyarakat. Nantinya informasi itu akan diteruskan ke kepolisian secara real time.

"Jika seorang anak hilang, keluarga dapat memberikan data detail dan gambar ke khoya Paya," kata Gandhi seperti dilansir Reuters, Rabu (3/6/2015).

"Kemudian jika Anda melihat anak itu di mana saja, Anda dapat meng-upload informasi dan kemudian polisi mencarinya," lanjut Ghandi.

Kementerian Perempuan dan Anak India mencatat ada 70.000 anak-anak hilang setiap tahun di Indin. Lalu 73.597 anak-anak telah ditelusuri sejak Januari 2012 sampai April 2015.

Pemerintah menjelaskan kebanyakan anak-anak yang hilang itu dari keluarga miskin di desa atau di kawasan kumuh perkotaan. Anak-anak yang tinggal di sana dalam kondisi rentan penculikan.

Aktivis LSM anti perdagangan manusia, Ravi Kant mengatakan sebenarnya media sosial berperan penting dalam mencari anak hilang. Dia menyambut pemerintah yang membuat website itu. Namun masalahnya hanya 25 persen penduduk India yang menggunakan internet.

"Bahkan jika orang tidak tahu bagaimana menggunakan internet atau memiliki akses, mereka dapat meminta bantuan dari para anggota dewan desa, LSM, atau pejabat setempat untuk mendaftarkan kasus mereka," kata Ravi. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dilanda Gelombang Panas, India Pangkas Proyeksi Musim Hujan

Dilanda Gelombang Panas, India Pangkas Proyeksi Musim Hujan

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 16:24 WIB

Korban Jiwa Akibat Gelombang Panas India Bertambah Jadi 2.207

Korban Jiwa Akibat Gelombang Panas India Bertambah Jadi 2.207

News | Minggu, 31 Mei 2015 | 12:04 WIB

Korban Gelombang Panas India Hampir Tembus 2.000 Orang

Korban Gelombang Panas India Hampir Tembus 2.000 Orang

News | Sabtu, 30 Mei 2015 | 13:23 WIB

Cerita Asri Welas saat Menjadi Pekerja Seks Komersial

Cerita Asri Welas saat Menjadi Pekerja Seks Komersial

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2015 | 06:36 WIB

Gelombang Panas di India

Gelombang Panas di India

Foto | Kamis, 28 Mei 2015 | 17:12 WIB

Korban Tewas Gelombang Panas di India Terus Bertambah

Korban Tewas Gelombang Panas di India Terus Bertambah

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 12:50 WIB

Ratusan Orang Tewas karena Gelombang Panas di India

Ratusan Orang Tewas karena Gelombang Panas di India

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 17:16 WIB

Heboh Kasus Prostitusi Belakangan Semata karena 'Moral Panic'?

Heboh Kasus Prostitusi Belakangan Semata karena 'Moral Panic'?

News | Sabtu, 16 Mei 2015 | 08:08 WIB

Prostitusi: Dari Deudeuh, Lokalisasi, Sertifikasi hingga Solusi

Prostitusi: Dari Deudeuh, Lokalisasi, Sertifikasi hingga Solusi

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 06:15 WIB

Wagub DKI Djarot: Tengok Tetangga Anda, Ada Prostitusi?

Wagub DKI Djarot: Tengok Tetangga Anda, Ada Prostitusi?

wawancara | Senin, 04 Mei 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:13 WIB

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:09 WIB

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

×