Gempa Malaysia, 11 Jenazah Pendaki Kinabalu Ditemukan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 06 Juni 2015 | 15:00 WIB
Gempa Malaysia, 11 Jenazah Pendaki Kinabalu Ditemukan

Suara.com - Sebanyak 11 jenazah pandaki ditemukan puncak tertinggi Malaysia, Gunung Kinabalu setelah gempa 5,9 SR mengguncang. Tanah di sana longsor.

Pejabat tim penyelamat Malaysia menyatakan ada 8 orang yang hilang di Gunung itu. Sementara Menteri Pariwisata Malaysia, Masidi Manjun menyatakan sebanyak 137 pendaki, termasuk beberapa orang asing, yang terdampar ketika gempa mengguncang, Jumat (5/6/2015) kemarin selamat. Informasi itu dia katakan dalam postingan di Twitter.

Namun ada juga yang meninggal. Di antaranya seorang siswa sekolah berusia 12 tahun dari Singapura. Namanya Wee Ying Ping Peony. Selain itu seorang pemandu lokal yang berusia 30 tahun. Kepala Kepolisian setemat, Farhan Lee Abdullah menjelaskan ada 9 orang yang tewas dan belum diidentifikasi.

Sebelumnya tercatat ada pendaki dari 16 negara di gunung tertinggi di Pulau Kalimantan itu. Termasuk 117 warga Malaysia, 38 warga Singapura, 5 warga Amerika, 4 warga Belanda, 3 warga Inggris, 2 warga Perancis dan 2 warga Australia. Ada juga wisatawan dari Belgia, Thailand, Filipina, Kazakhstan, India, Selandia Baru, Korea Selatan, Denmark dan China. Saat penyelamatan mereka cuaca mengganggu.

"Kami berusaha untuk menurunkan sembilan mayat dari puncak gunung, tapi itu masalah karena awan tebal," kata seorang pejabat penyelamatan kepada Reuters, Sabtu (6/6/2015).

"Kami berusaha untuk membawa mereka turun dengan helikopter, namun puncak gunung masih mencari berawan. Tetapi bahkan jika cuaca masih buruk, kita akan mencoba membawa mereka turun dengan apapun cara lain," lanjutnya.

Sementara Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan akan ekstra penuh menyelamatkan paraa pendaki. "Semua upaya yang diambil untuk menyelamatkan korban di tragedi ini," jelas dia.

Gempa berkekuatan 5,9 skala Richter mengguncang Ranau, Sabah, Malaysia, Jumat (5/6/2015) pukul 07.15 waktu setempat dengan pusat gempa terletak 16 km barat laut Ranau.

Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Nasional, seperti dikutip Bernama, menjelaskan getaran gempa tersebut dirasakan di banyak tempat di Sabah, termasuk Ranau, Tambun, Pedalaman, Tuaran, Kota Kinabalu, dan Kota Belud.

Selain merusak bangunan dan infrastruktur, gempa tersebut juga menyebabkan satu dari puncak Gunung Kinabalu yang dikenal sebagai Donkey's Ear Peak patah. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Trenggalek

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Trenggalek

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 09:01 WIB

Gempa 5,1 Skala Richter Guncang Trenggalek

Gempa 5,1 Skala Richter Guncang Trenggalek

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 01:36 WIB

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 07:00 WIB

Semalam, Gempa Kembar Guncang Papua

Semalam, Gempa Kembar Guncang Papua

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 07:29 WIB

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 07:05 WIB

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 12:28 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB