Suara.com - Sebuah pawai kelompok kaum homoseksual atau gay di Kota Kiev, Ukraina, Sabtu (6/6/2015) berakhir ricuh. Pawai diserang sekelompok orang.
Penyerangan itu mengakibatkan 2 polisi terluka. Sebab penyerang melemparkan benda keras ke arah pawai.
Pawai itu sebenarnya sempat disarankan dibatalkan. Walikota Kiev, Vitaly Klitschko yang menyarankan acara bertajuk 'KyivPride2015' itu tidak dilaksanakan. Alasannya, takut terjadi kekerasan.
Akhirnya ketakutan itu pun terjadi. Polisi anti huru-hara melindungi 150 lesbian, gay, biseksual dan transgender. LGBT itu membawa spanduk pelangi.
Pemerintah Ukraina telah meningkatkan dukungan untuk hak-hak LGBT sejak pemerintah pro-Eropa berkuasa tahun lalu. (Reuters)