Fransiskus Desak Putin Tulus Upayakan Perdamaian di Ukraina

Liberty Jemadu

Kamis, 11 Juni 2015 | 11:00 WIB
Fransiskus Desak Putin Tulus Upayakan Perdamaian di Ukraina
Presiden Rusia, Vladimir Putin (kiri) bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Rabu (10/6) [Reuters/Gregorio Borgia].

Suara.com - Paus Fransiskus menerima kunjungan Presiden Rusia, Vladimiri Putin, pada Rabu (10/6/2015). Dalam pertemuan itu Frasnsiskus meminta agar Rusia mengerahkan "upaya yang tulus dan sunguh-sunguh" untuk menegakkan perdamaian di Ukraina.

Kedua pemimpin itu bertemu selama 50 menit dan sepakat untuk menciptakan iklim dialog di Ukraina. Kedua pemimpin juga sepakat untuk menerapkan kesepakatan damai yang dirancang untuk mengakhiri pertikaian antara Pemerintah Ukraina dengan pemberontak yang didukung oleh Rusia.

Pertemuan itu dinilai menunjukkan bahwa Fransiskus menggunakan perannya untuk tujuan-tujuan diplomatik. Sebelumnya ia dipuji karena pada tahun lalu berhasil menjadi penengah dalam proses damai antara Amerika Serikat dengan Kuba, yang bermusuhan selama lebih dari setengah abad.

Putin, yang dikritik oleh para pemimpin G7 karena mencaplok wilayah Crimea dari Ukraina tahun lalu, disambut dengan peneriman formal oleh Vatikan. Tetapi uniknya dalam saat mengundang Putin masuk ke ruang studinya, Fransiskus terlihat lebih tegang, padahal dia biasanya terlihat riang saat menyambut pemimpin dunia lainnya.

Fransiskus, yang lahir di Argentina, juga menggunakan bahasa Jerman "willkommen" (yang artinya selamat datang) saat menyambut Putin. Keduanya hanya terdiam, tak banyak bicara, sampai para jurnalis keluar dari ruang studi itu.

Pernyataan resmi Vatikan setelah pertemuan kemarin itu juga menunjukkan bahwa Fransiskus bersikap tegas saat berbicara dengan Putin. Kata "cordial" yang berarti ramah, yang hampir selalu muncul di dokumen resmi Vatikan terkait pertemuan dengan kepala negara lain, tak muncul dalam pernyataan itu.

Sebelumnya pada Rabu pagi Duta Besar AS untuk Vatikan, Ken Hackett, mendesak Vatikan untuk mengeritik keterlibatan Rusia dalam konflik di Ukraina.

"Terlihat bahwa Rusia mendukung para pemberontak dan bahwa ada pasukan Rusia di dalam wilayah Ukraina," kata Hackett.

Rusia sudah membantah semua tudingan itu. Juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa komentar Hackett itu tak bisa diterima karena merupakan bentuk upaya memengaruhi kedautalan sebuah negara. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paus Fransiskus Minta Orang Tua Larang Anak "Internetan" di Kamar

Paus Fransiskus Minta Orang Tua Larang Anak "Internetan" di Kamar

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 07:09 WIB

Putin: Rusia Bukan Ancaman Negara Barat

Putin: Rusia Bukan Ancaman Negara Barat

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 22:00 WIB

Skandal Korupsi FIFA, Putin Bela Blatter

Skandal Korupsi FIFA, Putin Bela Blatter

Bola | Jum'at, 29 Mei 2015 | 05:32 WIB

Paus Fransiskus: Pembantaian Kenya Adalah Kebrutalan yang Sia-Sia

Paus Fransiskus: Pembantaian Kenya Adalah Kebrutalan yang Sia-Sia

News | Jum'at, 03 April 2015 | 19:50 WIB

Inilah Hadiah Paskah untuk Warga Paris

Inilah Hadiah Paskah untuk Warga Paris

News | Kamis, 02 April 2015 | 18:18 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×