Sudah Seminggu, Polisi Belum Tahu Motif Pembunuhan Angeline

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 19 Juni 2015 | 14:54 WIB
Sudah Seminggu, Polisi Belum Tahu Motif Pembunuhan Angeline
Aksi Seribu Lilin Untuk Angeline. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sudah lebih dari sepekan sejak jenazah Engeline Margriet Megawe (Angeline) ditemukan, tapi Polda Bali belum mengetahui motif dibalik kasus dugaan pembunuhan bocah kelas II SD itu.

Kapolda Bali, Irjen Pol Ronny F Sompie mengungkapkan, motif tersebut bakal mengerucut saat kepolisian sudah mengetahui aktor-aktor yang terlibat dalam kasus itu.

"Saat ini tidak hanya kasus pembunuhan saja tapi juga ada kasus penelantaran anak," paparnya, di Polda Bali, Denpasar, Jumat (19/6/2015).

Sebelumnya diberitakan kalau motif pembunuhan Angeline diduga karena harta warisan yang sudah dibantah oleh pengacara Margriet Christina Engline (Margaret), Hotma Sitompul.

"Kami masih melihat motif apa yang menyebabkan kematian adik kita Angeline," kata Ronny lagi.

Dia mengatakan masih mencari motif dugaan pembunuhan, apakah karena hartra warisan atau motif kekerasan seksual.

"Semua itu akan kami ungkap dalam semua resume hasil penyidikan,"ujarnya.

Polda Bali juga sudah menghadirkan 37 orang saksi atas kasus pembunuhan dan penelantaran anak.

"Kasus pembunuhan ada 25 orang saksi dan 12 orang menjadi saksi atas kasus penelantaran anak," pungkasnya.

Angeline dikabarkan menghilang pada 16 Mei 2015, dan baru ditemukan pada 10 Juni 2015.

Polisi baru menetapkan seorang tersangka, yakni Agustinus Tai Hamdani, yang pernah bekerja sebagai  pembantu rumah tangga Margaret di rumah Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar.

Pengakuan terbaru Agus, dia  hanya diminta menguburkan Angeline oleh Margaret. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Bali Kumpulkan 4 Alat Bukti Pembunuhan Angeline

Polda Bali Kumpulkan 4 Alat Bukti Pembunuhan Angeline

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 13:06 WIB

Terkini

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB