Pascapembantaian, Gereja Charleston Dibuka

Pebriansyah Ariefana

Senin, 22 Juni 2015 | 03:00 WIB
Pascapembantaian, Gereja Charleston Dibuka
Dyan Roof (21), tersangka penembakan yang menewaskan sembila orang di sebuah gereja warga kulit hitam di Charleston, South Carolina, AS, Rabu (17/6) [Reuters/Jason Miczek].

Suara.com - Gereja di Charleston dibuka untuk pertama kalinya pascapembantaian berbau rasis, Minggu (21/6/2015). Polisi berjaga ketat.

Gereja dibuka untuk pelayanan doa dan beribadah minggu. Ada sekitar 400 orang hadir dalam pembukaan gereja itu.

Polisi mengawasi ketat para jemaat. Pendeta Norvel Goff memimpin doa mengumandangkan pujian. Dia menyerukan agar umat bersatu dan tidak takut dengan aksi brutal Dylann Roof. Goff menyebut, 'rumah Tuhan' akan melindungi para jemaat.

"Iblis berusaha untuk mengambil alih. Syukur kepada Tuhan, haleluya, bahwa iblis tidak dapat mengontrol Anda. Dan iblis tidak dapat mengontrol gereja Anda," seru Guff

Salah satu jemaat, Travis Holmes mengatakan aksi penembakan tidak akan mempengaruhi imannya untuk malas beribadah. "Kami tidak akan menyerah," kata dia kepada Sky News.

Sebelumnya, 9 orang tewas terbunuh dalam sebuah acara ibadah kebaktian di gereja komunitas kulit hitam di Charleston, South Carolina, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2015) malam.

Gereja Charleston adalah salah satu jemaat kulit hitam tertua dan terbesar di Amerika Serikat bagian selatan. Gereka itu pertama kali dibangun pada awal abad ke-19 dan bangunan yang ada sekarang konon selesai dibangun pada tahun 1891. Gereja ini dianggap sebagai bangunan bersejarah menurut Departemen Pertamanan Nasional Amerika Serikat.

Sang pelaku, Roof yang berusia 21 tahun ditangkap sehari setelah pembantaian yang menewaskan sembilan orang di gereja Metodis Emanuel Afrika di Charleston. Pihak berwajib menyebutkan, Dylann menyempatkan diri ikut pemahaman Akitab selama satu jam sebelum melepaskan tembakan membabi buta ke arah para jemaat. (Sky News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Situs Ini Muat Alasan Pembantaian Dylann Terhadap 9 Jemaat Gereja

Situs Ini Muat Alasan Pembantaian Dylann Terhadap 9 Jemaat Gereja

News | Minggu, 21 Juni 2015 | 05:20 WIB

Sosok Pembantai Jemaat Gereja Charleston di Mata Kawan Lama

Sosok Pembantai Jemaat Gereja Charleston di Mata Kawan Lama

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 15:38 WIB

Pemuda Kulit Putih, Tersangka Teror Gereja Charleston, Ditangkap

Pemuda Kulit Putih, Tersangka Teror Gereja Charleston, Ditangkap

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 06:12 WIB

Ini Tampang Pembantai 9 Orang dalam Gereja

Ini Tampang Pembantai 9 Orang dalam Gereja

News | Kamis, 18 Juni 2015 | 21:06 WIB

Keji, Mereka Dibantai Ketika Sedang Berdoa

Keji, Mereka Dibantai Ketika Sedang Berdoa

News | Kamis, 18 Juni 2015 | 15:25 WIB

Demonstran Malaysia Paksa Gereja Turunkan Salib

Demonstran Malaysia Paksa Gereja Turunkan Salib

News | Rabu, 22 April 2015 | 11:33 WIB

Antisipasi Kemacetan di Katedral

Antisipasi Kemacetan di Katedral

News | Jum'at, 03 April 2015 | 14:37 WIB

Paskah di Katedral Jakarta: Tiada Syukur Tanpa Peduli

Paskah di Katedral Jakarta: Tiada Syukur Tanpa Peduli

News | Jum'at, 03 April 2015 | 12:37 WIB

Pakai Simbol setan, Gereja di Swedia Dikecam Jemaah

Pakai Simbol setan, Gereja di Swedia Dikecam Jemaah

News | Sabtu, 21 Maret 2015 | 15:57 WIB

Paus Turut Rasakan Derita Korban Bom Gereja di Pakistan

Paus Turut Rasakan Derita Korban Bom Gereja di Pakistan

News | Minggu, 15 Maret 2015 | 21:01 WIB

Terkini

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:51 WIB

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:44 WIB

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:28 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

×