Suara.com - Callista Rukmi Astanti, teman Margriet Christina Megawe (Margaret), mengatakan selama tinggal selama 1,8 tahun di rumah Margaret, belum pernah melihat Angeline dibelikan pakaian bagus dan makanan enak.
"Saya selama di sana, tidak pernah melihat Angeline dibelikan baju bagus oleh Margaret," kata Callista di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Denpasar, Bali, Jumat (3/7/2015).
Callista adalah saksi yang memberatkan Margaret dalam kasus penelantaran Angeline. Callista dihadirkan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Denpasar ke kantor polisi.
“Margaret lebih sayang kepada hewan piaraan, seperti anjing dan kucing. Angeline tidak pernah diurus sama dia," katanya.
Menurut Callista hak-hak Angeline sebagai anak tidak terpenuhi.
"Dia tidak seperti ibu yang lainnya memberikan kasih sayangnya ke pada anak sendiri," katanya.
Callista mencontohkan sejak umur tiga tahun, Angeline sudah disuruh Margaret mandi sendiri. Saat sakit, bukannya dibawa ke dokter, malah cuma dicarikan obat di warung-warung kecil.
Callista juga pernah menyaksikan Margaret memukul dan mencubit badan Angeline sampai memar.
“Selain di pukul dan di cubit, saya melihat dengan mata kepala kalau badannya memar. Biru-biruan bekas cubitan. Baik di paha dan di punggung," ujarnya.
Waktu itu, Callista sempat menegur dan melarang Margaret untuk mengulang perbuatannya, tapi justru Callista dimarahi.
"Dia berkata seperti ini kepada saya, 'saya sudah membesarkannya, menghidupi hingga besar seperti itu.' Dia kalau manggil anaknya ini juga selalu teriak-teriak," katanya.
Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung, Hamidah dan Rosidik.
Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang menjadi tersangka kasus pembunuhan. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu Margaret dan kedua Margaret. Sebelumnya, Margaret juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penelantaran anak.
Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).
Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).
Kumpulan Kuis Menarik
Terkait
Hotma Dukung LPSK Cari Pengancam Saksi Kasus Angeline
News | Jum'at, 03 Juli 2015 | 06:34 WIB
Komisi III DPR Desak Kapolri Cepat Tuntaskan Kasus Angeline
News | Jum'at, 03 Juli 2015 | 06:32 WIB
Bila Praperadilan Ibu Angkat Angeline Ditolak, Agus Untung
News | Jum'at, 03 Juli 2015 | 07:19 WIB
Gugat Polisi, Pengacara Ibu Angkat Angeline Yakin Menang
News | Jum'at, 03 Juli 2015 | 07:11 WIB
Terkini
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:04 WIB
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:00 WIB
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:58 WIB
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:52 WIB
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:49 WIB
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0
Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB