Pembunuh Sekretaris Dirut XL Terancam Pasal Pembunuhan Berencana

Siswanto | Tri Setyo | Suara.com

Jum'at, 07 Agustus 2015 | 17:52 WIB
Pembunuh Sekretaris Dirut XL Terancam Pasal Pembunuhan Berencana
Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Polisi Arif Rachman bicara tentang kasus pembunuhan Sekretaris Direktur XL Hayriantira alias Rian di TPU Cibunar, Garut, Jawa Barat. [suara.com/Tri Setyo]

Suara.com - Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Arif Rachman mengatakan kemungkinan polisi menjerat AW, tersangka pembunuh Sekretaris Direktur Utama XL Hayriantira alias Rian, dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Untuk pasal, kemungkinan ada dua pasal di sini yang dapat kita gunakan untuk menjerat tersangka AW. Yakni kita dapat jerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana," kata Arif di Polres Garut, Jawa Barat, Jumat (7/8/2015).

Saat ini, penyidik tengah melengkapi berkas kasus pembunuhan tersebut.

"Memang ada dugaan ke arah sana (pembunuhan berencana), tapi belum bisa sekarang kita pastikan itu. Harus ada bukti yang kuat untuk kita jerat tersangka dengan Pasal 340," tambahnya.

Arif mengatakan perilaku dan bukti kasus pembunuhan mengarahkan ke penggunaan pasal pembunuhan berencana.

"Keterangan dari pelaku yang nggak konsisten dan perilaku tersangka yang mencurigakan saat terekam CCTV hotel. Itu menjadi alasan kami bahwa kemungkinan ada perencanaan pembunuhan di sana," katanya.

Rian sebelumnya dilaporkan hilang pada April 2015 karena sejak November 2014 keluarga tak tahu kabarnya.

Dari hasil penelusuran polisi, kasus terungkap. Rian ternyata menjadi korban pembunuhan yang dilakukan teman dekat, AW, pada Kamis (30/10/2014) di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat.

Kasus ini terkuak setelah polisi menemukan mobil korban di rumah AW.

Sejak kemarin, tersangka dibawa ke Hotel Cipaganti untuk melengkapi pemberkasan. Dia diminta melakukan peragaan pembunuhan.

Hari ini, jenazah korban di tempat pemakaman umum Cibunar, Garut, dibongkar. Selain untuk memenuhi keinginan keluarga agar bisa dipindahkan ke Brebes, Jawa Tengah, juga untuk kepentingan penyidikan kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Bunuh Sekretaris Direktur XL, Pelaku Ambil BPKB di Showroom

Usai Bunuh Sekretaris Direktur XL, Pelaku Ambil BPKB di Showroom

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 17:09 WIB

Pembunuhan Sekretaris Direktur XL di Hotel Terungkap dari CCTV

Pembunuhan Sekretaris Direktur XL di Hotel Terungkap dari CCTV

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 15:26 WIB

Polisi: Pembunuh Sekretaris Direktur XL Bawa Lari Harta Korban

Polisi: Pembunuh Sekretaris Direktur XL Bawa Lari Harta Korban

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 14:22 WIB

Makam Sekretaris Direktur XL Dibongkar, Ibunda Histeris

Makam Sekretaris Direktur XL Dibongkar, Ibunda Histeris

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 14:13 WIB

Polisi: Keterangan Pembunuh Sekretaris Direktur XL Berubah-ubah

Polisi: Keterangan Pembunuh Sekretaris Direktur XL Berubah-ubah

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 12:22 WIB

Terkini

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB