PBNU: Jihad Bukan Peperangan, tapi untuk Menciptakan Kedamaian

Ardi Mandiri

Kamis, 10 September 2015 | 05:13 WIB
PBNU: Jihad Bukan Peperangan, tapi untuk Menciptakan Kedamaian
PBNU

Suara.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pejuangan menciptakan kedamaian di tengah umat dan bukan melakukan peperangan.

"Perjuangan menciptakan kedamaian adalah dengan membangun silaturrahmi, menghargai semua orang dan meminimalkan bebagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, baik muslim maupun non-muslim," kata Marsyudi Syuhud pada diskusi "Merawat Toleransi dan Kebhinekaan di Bumi Papua untuk Memperkuat NKRl di Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Menurut Marsyudi, penyelesaian konflik di antara masyarakat beragama di Indonesia yang dilakukan dengan pendekatan silaturahmi telah mendapat apresiasi dari negara-negara di dunia internasional.

Bahkan, kata dia, dunia internasional menjadikan Nahdlatul Ulama karena masyarakat Islam di Timur Tengah sering terjadi konflik yang diwarnai kekerasan seperti pengeboman, hingga perang.

"Hal ini tentu menjadi sorotan, sehingga internasional melihat Islam di Indonesia yang selalu damai," katanya.

Menurut dia, dalam penyelesaian konflik masyarakat beragama, Indonesia mendapat apresiasi dan rujukan dunia dari dunia internasional.

Marsyudi menegaskan, konflik masyarakat beragama di Indonesia ditangani Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang berkoordinasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Pendirian FKUB digagas oleh Mantan Presiden dan mantan Ketua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid, yang semasa hidupnya telah menangani berbagai konflik SARA di Indonesia," katanya.

Sekretaris FPKB DPR RI, Jazilul Fawaid, mengatakan Islam harus menjadi rahmat bagi seluruh semesta alam dengan mengdepankan akhlakul karimah, moralitas dan etika dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Menurut Jazilul, FPKB DPR RI sangat peduli terhadap kedamaian umat beragama sehingga ketika terjadi konflik antara umat beragama, FPKB turut berkontribusi untuk menyelesaikannya.

"Terhadap kasus Tolikara di Papua, FPKB DPR bersama Kementerian Agama sudah menindaklanjuti dan menyampaikannya ke Menkopolhukam," katanya.

Sementara itu, KH Maman Imanulhaq menilai konflik agama itu seperti mengurai benang kusut, sehingga tidak cukup hanya melihat secara hitam putih pada ledakan isunya.

Namun, menyelesaikan konflik agama harus dilakukan secara konprehensif dari hulu hingga hilir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risma: Hanya 6 Warga Surabaya yang Hilang di Turki

Risma: Hanya 6 Warga Surabaya yang Hilang di Turki

News | Senin, 09 Maret 2015 | 19:31 WIB

Soal Perempuan yang Jihad Al-Nikah untuk ISIS, Ini Jawaban Malaysia

Soal Perempuan yang Jihad Al-Nikah untuk ISIS, Ini Jawaban Malaysia

News | Kamis, 16 Oktober 2014 | 14:49 WIB

Tak Tahan Diblokir, ISIS Serukan Pembantaian Pegawai Twitter

Tak Tahan Diblokir, ISIS Serukan Pembantaian Pegawai Twitter

News | Selasa, 09 September 2014 | 21:14 WIB

Lirik Lagu Ungkap Kepribadian Suram Algojo ISIS

Lirik Lagu Ungkap Kepribadian Suram Algojo ISIS

News | Rabu, 03 September 2014 | 15:59 WIB

Terkini

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 16:37 WIB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 16:23 WIB

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:20 WIB

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

×