BNPB Buat Rekayasa Hujan di Jambi-Palembang

Pebriansyah Ariefana

Senin, 14 September 2015 | 20:46 WIB
BNPB Buat Rekayasa Hujan di Jambi-Palembang
Petugas Manggala Agni dan TNI memadamkan sisa api yang membakar perkebunan kelapa sawit di Sungai Aur, Muaro Jambi, Sabtu (12/9). (Antara)

Suara.com - Pesawat cassa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menabur garam di langit perbatasan Jambi-Sumsel. Ini dilakukan untuk membuat hujan buatan.

Deputi Penanganan Darurat BNPB Tri Budiarto mengatakan cara kerja pesawat cassa yakni terbang bolak-balik Jambi-Palembang dengan membawa 1.000 kilogram garam halus.

"Pesawat cassa yang di Palembang rencananya nanti akan kita tugaskan bolak-balik Jambi-Palembang untuk membikin hujan buatan. Sekali terbang membawa 1.000 kilogram garam," kata Budiarto, usai rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jambi, Senin (14/9/2015).

Dia menjelaskan, ketika terbang dari Palembang menuju Jambi, pesawat cassa membawa garam dan melemparnya di awan sekitar daerah Musi Banyuasin Kabupaten Sumsel.

Begitu pesawat tiba di Bandara Jambi, pesawat kembali membawa 1.000 kilogram garam dan terbang menuju Palembang dan kembali melempar garam tersebut di sekitar langit daerah Musi Banyuasin.

"Di bandara Jambi kita menyiapkan 10 ton garam, silahkan dicek. Dengan jumlah garam sebanyak itu kita membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari. Cara ini agar tidak ada kesia-siaan jam terbang pesawat itu," katanya menjelaskan.

Upaya lain pemadam api kebakaran hutan dan lahan di Jambi kata Budi yakni dengan menambahkan kekuatan pemadaman melalui udara atau 'water bombing'.

"Pesawat AirTractor bakal datang lagi satu unit dari Kementerian Kehutanan untuk menambah kekuatan, di samping operasi darat yang saya kira terus dilakukan," katanya.

Selain itu, Budiarto yang langsung memantau kebakaran di Jambi tepatnya di Kabupaten Muarojambi mengklaim tidak ada api di daerah itu. Namun praktis asap terlihat begitu banyak.

"Kalau kita lihat 'hot spot' dari satelit NOAA itu nol, tapi satelit terra dan aqua 'hot spot' hari ini terdeteksi 80 titik. Maknanya adalah bahwa masih ada indikasi kemungkinan munculnya api," katanya.

Dia juga mengungkapkan, Komandan Pos Komandan Karhutla di Jambi yakni Danrem 042/ Garuda Putih sudah berjanji akan menuntaskan api kebakaran hutan dan lahan selama 14 hari terhitung mulai hari ini.

"Pak Danrem mengatakan 14 hari mulai hari ini api harus mati. Dan saya kira ini harus dibantu semua pihak untuk mendukung target 14 hari tersebut. Artinya semua pesawat dan helikopter 'water bombing' harus siap," kata Budiarto.

Namun sejak tiga hari ini, lanjutnya, ada persoalan karena tidak bisa terbang akibat asap tebal. Namun satu helikopter sudah dipindah ke Muba dengan harapan mematikan api dari belakang.

"Ini inisiatif Komandan Pos Komando. Sekarang kita tidak usah dengar yang macam-macam soal keputusan yang diambil. Dan kita tidak usah berdebat bahwa ini asap kirim atau apa. Nyatanya asapnya ada, jadi mau diapain," katanya menambahkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penundaan Penerbangan di Pekanbaru Terus Berlanjut

Penundaan Penerbangan di Pekanbaru Terus Berlanjut

News | Senin, 14 September 2015 | 15:56 WIB

Kabut Asap Riau, Tour de Siak Ditunda

Kabut Asap Riau, Tour de Siak Ditunda

News | Senin, 14 September 2015 | 15:35 WIB

Awas Ada 57 Titik Panas di Bangka Belitung

Awas Ada 57 Titik Panas di Bangka Belitung

News | Senin, 14 September 2015 | 14:47 WIB

Kasus Pembakaran Hutan, Polri Selidik Tiga Perusahaan Perkebunan

Kasus Pembakaran Hutan, Polri Selidik Tiga Perusahaan Perkebunan

News | Senin, 14 September 2015 | 13:16 WIB

Titik Api Sumatera dan Kalimantan Meningkat sampai 1.887 Lokasi

Titik Api Sumatera dan Kalimantan Meningkat sampai 1.887 Lokasi

News | Sabtu, 12 September 2015 | 18:27 WIB

Kabut Asap, 19 Pesawat Batal Terbang dari dan ke Bandara Batam

Kabut Asap, 19 Pesawat Batal Terbang dari dan ke Bandara Batam

News | Sabtu, 12 September 2015 | 16:43 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×