Benda Aneh Ditemukan Saat Pemugaran Candi Sukuh Lereng Lawu

Siswanto | Suara.com

Kamis, 17 September 2015 | 06:41 WIB
Benda Aneh Ditemukan Saat Pemugaran Candi Sukuh Lereng Lawu
Batu berbentuk rahim perempuan ini merupakan tempat ditemukannya air amarta (keabadian) di Candi Sukuh, Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2015). [suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Tim pemugaran dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah menemukan benda-benda aneh selama proses pemugaran Candi Sukuh di Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar. Benda tersebut diduga merupakan peninggalan pada masa Kerajaan Majapahit.

Benda yang ditemukan, antara lain batu Antefik atau batu hiasan. Batu berbentuk gunungan segitiga itu ditemukan ditumpukan tanah di bawah tangga candi yang terletak di lereng Gunung Lawu. Biasanya batu Antefik ini diletakkan berada di luar bangunan candi.

Selain itu, juga ditemukan gentong terbuat dari tanah liat. Saat dibuka gentong ini berisi pripih atau kotak batu berbetuk kristal dan berisi air amarta. Amarta sendiri dalam kepercayaan Hindu dikenal sebagai air keabadian.

Gentong ditemukan di bawah Gapura Pangruwatan berbentuk rahim perempuan di teras utara candi. Tidak hanya itu, di bagian selatan juga ditemukan gentong, namun kondisinya sudah dalam keadaan hancur menjadi dua bagian. Gentong ini berisi manik-manik dan biji-bijian.

“Kemungkinan benda-benda itu ada sejak candi ini berdiri. Untuk pripih atau kotak batu ini kita simpan di Kantor BPCB Jawa Tengah. Sementara gentong yang pecah menjadi dua bagian ini disimpan di rumah arca Candi Sukuh,” kata Ketua Satuan Pengawas Internal BPCB Jawa Tengah, Deny Wahju Hidajat, di Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Rabu (16/9/2015).

Batu Antefik, kata Deny, ditemukan belum selama proses pemugaran yang dimulai pada April 2015. Namun, untuk benda pripih atau kotak batu berisi air amarta ditemukan pada pemugaran tahun 2012.

Anggota SPI BPCB Jawa Tengah, Putu Dananjaya, menambahkan arsitektur bangunan Candi Sukuh tergolong sederhana. Bangunan Candi Sukuh sendiri juga berbeda dengan candi-candi peninggalan purbakala di Jawa Tengah. Seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan dan lain-lain.

Candi pemujaan semasa abad peralihan menjelang berakhirnya Kerajaan Majapahit cenderung mirip bangunan piramida sehingga mengingatkan pengunjung yang datang pada bangunan piramida yang ada di Mesir.

“Bangunan Candi Sukuh ini merupakan klasik akhir. Sehingga tidak ada unsur atau kesan politik pada masa itu,” imbuh dia.

Situs purbakala ini memiliki bentuk bangunan yang tidak lazim. Di samping dipenuhi dengan ukiran relief, juga terdapat batu berbentuk rahim perempuan di Gapura Pangruwatan Candi Sukuh dengan ukuran cukup besar. Tak sedikit para peneliti atau arkeolog menyebutnya sebagai candi eksotis. (Labib Zamani)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Buat 'Bom Waktu' Rakitan, Remaja Diundang Obama ke Gedung Putih

Para Pemburu UFO Temukan Piring Terbang Berusia Jutaan Tahun

Tanpa Operasi, Lelaki Ini Sangat Mirip Michael Jackson

Menyamar Sebagai Lelaki, Perempuan Ini Bercinta dengan Perempuan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua

Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua

Your Say | Minggu, 08 Februari 2026 | 09:20 WIB

Jawa Timur Bentuk Tahura Lawu, Bisakah Atasi Krisis Lingkungan?

Jawa Timur Bentuk Tahura Lawu, Bisakah Atasi Krisis Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 08 Desember 2025 | 19:01 WIB

ESDM Tegaskan Gunung Lawu Telah Dicoret dari Wilayah Kerja Panas Bumi

ESDM Tegaskan Gunung Lawu Telah Dicoret dari Wilayah Kerja Panas Bumi

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:51 WIB

Pemerintah Tegaskan: Gunung Lawu Tak Masuk Area Kerja Panas Bumi

Pemerintah Tegaskan: Gunung Lawu Tak Masuk Area Kerja Panas Bumi

Bisnis | Minggu, 19 Oktober 2025 | 20:33 WIB

Bikin Geger! Gunung Lawu Dilelang jadi Proyek Geothermal, ESDM: Sudah Kami Keluarkan!

Bikin Geger! Gunung Lawu Dilelang jadi Proyek Geothermal, ESDM: Sudah Kami Keluarkan!

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:43 WIB

Geger Bendera One Piece di Puncak Lawu Jelang 17 Agustus, Benarkah Simbol Protes? Ini Faktanya

Geger Bendera One Piece di Puncak Lawu Jelang 17 Agustus, Benarkah Simbol Protes? Ini Faktanya

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 11:02 WIB

Viral Orang-orang Berjubah Putih di Puncak Gunung Lawu, Benarkah Aliran Kepercayaan?

Viral Orang-orang Berjubah Putih di Puncak Gunung Lawu, Benarkah Aliran Kepercayaan?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 16:59 WIB

Viral Sekelompok Orang Berbaju Putih Mirip Tawaf di Gunung Lawu, Begini Keterangan Perhutani

Viral Sekelompok Orang Berbaju Putih Mirip Tawaf di Gunung Lawu, Begini Keterangan Perhutani

News | Senin, 14 Juli 2025 | 16:49 WIB

5 Tempat Pesugihan yang Paling Terkenal di Pulau Jawa: Gunung hingga Pantai

5 Tempat Pesugihan yang Paling Terkenal di Pulau Jawa: Gunung hingga Pantai

Lifestyle | Selasa, 10 Juni 2025 | 11:44 WIB

6 Fakta Meninggalnya Mbok Yem Gunung Lawu: Pneumonia hingga Wasiat Terakhir

6 Fakta Meninggalnya Mbok Yem Gunung Lawu: Pneumonia hingga Wasiat Terakhir

Lifestyle | Kamis, 24 April 2025 | 11:51 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB