Kabut Asap Ganggu Pembuatan Rekayasa Hujan di Jambi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 20 September 2015 | 12:47 WIB
Kabut Asap Ganggu Pembuatan Rekayasa Hujan di Jambi
Petugas Manggala Agni dan TNI memadamkan sisa api yang membakar perkebunan kelapa sawit di Sungai Aur, Muaro Jambi, Sabtu (12/9). (Antara)

Suara.com - Rencana membuat hujan buatan di Provinsi Jambi belum bisa dilakukan. Ini karena masih menunggu satu unit pesawat cassa 212 yang belum bisa mendarat di Jambi akibat kabut asap.

Kepala Penerangan Korem 042/ Garuda Putih, Mayor Imam Syafii dari satuan tugas (Satgas) Penerangan Tanggap Darurat Bencana Asap Provinsi Jambi mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu pesawat cassa 212 dari Jakarta untuk membuat hujan buatan.

"Tapi dengan kondisi saat ini dimana jarak pandang di Bandara masih terbatas, tidak memungkinkan untuk pesawat cassa mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi," kata Imam di Jambi, Minggu (20/9/2015).

"Sebenarnya awan di Kota Jambi, sudah bisa untuk modifikasi cuaca, cuma pesawatnya belum datang ya kita masih menunggu. Tidak lama lagi akan datang, masih menunggu kondisi kabut asap membaik, karena kalau kondisi sekarang tidak bisa mendarat," kata Imam lagi.

Deputi Penanganan Darurat BNPB, Tri Budiarto, di Jambi, sebelumnya mengatakan bahwa cara kerja pesawat cassa dalam upaya membuat hujan buatan yakni terbang bolak-balik Jambi-Palembang dengan membawa 1.000 kilogram garam halus.

"Pesawat cassa kita nanti akan kita tugaskan bolak-balik Jambi-Palembang. Pesawat itu tugasnya membikin hujan buatan. Sekali terbang membawa 1.000 kilogram garam," kata Budiarto.

Dia menjelaskan, ketika terbang dari Palembang menuju Jambi, pesawat cassa membawa garam dan melemparnya di awan sekitar daerah Musi Banyuasin Kabupaten Sumsel. Begitu pesawat tiba di Bandara Jambi, pesawat kembali membawa 1.000 kilogram garam dan terbang menuju Palembang dan kembali melempar garam tersebut di sekitar langit daerah Musi Banyuasin.

"Di AirPort Jambi kita menyiapkan 10 ton garam, silahkan di cek. Dengan jumlah garam sebanyak itu kita membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari. Cara ini agar tidak ada kesia-siaan jam terbang pesawat itu," katanya menjelaskan.

Sementara upaya lain pemadam api kebakaran hutan dan lahan di Jambi kata Budi yakni dengan menambahkan kekuatan pemadaman melalui udara atau 'water bombing'.

"Pesawat AirTractor bakal datang lagi satu unit dari Kementerian Kehutanan untuk menambah kekuatan, di samping operasi darat yang saya kira terus dilakukan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Batam Salat Minta Hujan

Warga Batam Salat Minta Hujan

News | Minggu, 20 September 2015 | 10:39 WIB

JK: Masalah Kemanusiaan Semakin Besar

JK: Masalah Kemanusiaan Semakin Besar

News | Minggu, 20 September 2015 | 10:23 WIB

Pakar: El Nino Sekarang Sekuat Tahun 1997

Pakar: El Nino Sekarang Sekuat Tahun 1997

News | Minggu, 20 September 2015 | 09:54 WIB

Ada Lima Titik Api di Bengkulu Tengah

Ada Lima Titik Api di Bengkulu Tengah

News | Minggu, 20 September 2015 | 09:34 WIB

Petugas Kesehatan Beri Obat Kedaluwarsa pada Korban Kabut Asap

Petugas Kesehatan Beri Obat Kedaluwarsa pada Korban Kabut Asap

Health | Minggu, 20 September 2015 | 06:11 WIB

Sabtu Malam, Palembang Diguyur Hujan Deras

Sabtu Malam, Palembang Diguyur Hujan Deras

News | Minggu, 20 September 2015 | 03:09 WIB

Kemenkes Bantu Riau Tiga Juta Ton Makanan

Kemenkes Bantu Riau Tiga Juta Ton Makanan

Health | Minggu, 20 September 2015 | 01:17 WIB

Kabut Asap Landa Banda Aceh, Warga Sesak Napas

Kabut Asap Landa Banda Aceh, Warga Sesak Napas

News | Sabtu, 19 September 2015 | 23:36 WIB

Kabut Asap Sebabkan Penurunan Jumlah Penerbangan

Kabut Asap Sebabkan Penurunan Jumlah Penerbangan

News | Sabtu, 19 September 2015 | 18:17 WIB

Presiden Akan Kunjungi Kebakaran Lahan di Kampar

Presiden Akan Kunjungi Kebakaran Lahan di Kampar

News | Sabtu, 19 September 2015 | 14:55 WIB

Terkini

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:24 WIB

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:19 WIB

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:11 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:55 WIB

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB