Warga Batam Salat Minta Hujan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 20 September 2015 | 10:39 WIB
Warga Batam Salat Minta Hujan
Ilustrasi kekeringan. (shutterstock)

Suara.com - Ratusan warga Kota Batam Kepulauan Riau mengikuti ibadah Salat Istisqa, berdoa meminta turun hujan. Ritual itu dipimpin ulama Habib Abdullah Assegaf di Masjid Agung Batam, Minggu (20/9/2015).

Warga dari penjuru Batam bersama Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana dan mantan Gubernur Kepri Muhammad Sani khusyuk melafalkan doa-doa memohon turun datangnya hujan. Dalam sambutannya Penjabat Gubernur percaya jika salat yang dilakukan ratusan warga Batam mampu mendatangkan hujan.

"Hanya kepada Allah tempat meminta, bagaimana meminta kepada Allah, dengan berdoa," kata Agung Mulyana.

"Kemarau yang panjang menandakan manusia adalah makhluk yang lemah. Selayaknya dengan cara mendekatkan diri, kami serahkan kepada Tuhan," kata dia.

Selama dua bulan terakhir, Batam dan Tanjungpinang mengalami kekeringan, akibat curah hujan yang menurun. Tidak adanya hujan menyebabkan volume air di waduk-waduk di Pulau Batam menyusut, sehingga perusahaan air bersih terpaksa menyalurkan air secara bergilir.

"Kami mengalami kekeringan. Kami sudah dua bulan lebih mengalami kesulitan air, penyalurannya bergilir. Air juga susah di Tanjungpinang," kata Penjabat Gubernur.

Kekeringan yang melanda Batam sejak beberapa waktu sudah mulai mengganggu, karena distribusi air tidak lagi deras seperti biasa. Kota itu tidak memiliki mata air. Seluruh waduk di Batam merupakan tadah hujan, yang mengandalkan pada air hujan. Tanpa hujan, waduk tidak akan terisi air. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK: Masalah Kemanusiaan Semakin Besar

JK: Masalah Kemanusiaan Semakin Besar

News | Minggu, 20 September 2015 | 10:23 WIB

Pakar: El Nino Sekarang Sekuat Tahun 1997

Pakar: El Nino Sekarang Sekuat Tahun 1997

News | Minggu, 20 September 2015 | 09:54 WIB

Ada Lima Titik Api di Bengkulu Tengah

Ada Lima Titik Api di Bengkulu Tengah

News | Minggu, 20 September 2015 | 09:34 WIB

Kemarau, Warga Bengkulu Dapat Air Gratis

Kemarau, Warga Bengkulu Dapat Air Gratis

News | Minggu, 20 September 2015 | 09:15 WIB

Presiden Akan Kunjungi Kebakaran Lahan di Kampar

Presiden Akan Kunjungi Kebakaran Lahan di Kampar

News | Sabtu, 19 September 2015 | 14:55 WIB

Kebakaran Hutan, Pemerintah Dinilai Lalai Awasi Izin Perusahaan

Kebakaran Hutan, Pemerintah Dinilai Lalai Awasi Izin Perusahaan

News | Sabtu, 19 September 2015 | 13:56 WIB

Anggota DPD Sumsel Sebut Kabut Asap Kado Sengsara Tahunan

Anggota DPD Sumsel Sebut Kabut Asap Kado Sengsara Tahunan

News | Sabtu, 19 September 2015 | 12:43 WIB

Sengsarakan Rakyat, Pembakar Hutan Harus Dihukum di Atas 10 Tahun

Sengsarakan Rakyat, Pembakar Hutan Harus Dihukum di Atas 10 Tahun

News | Sabtu, 19 September 2015 | 11:18 WIB

Kementerian KLH: 99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia

Kementerian KLH: 99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia

News | Sabtu, 19 September 2015 | 10:31 WIB

Bencana Asap, WALHI: Jangan-jangan Ini Proyek Pemadaman

Bencana Asap, WALHI: Jangan-jangan Ini Proyek Pemadaman

News | Jum'at, 18 September 2015 | 20:41 WIB

Terkini

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:02 WIB

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:59 WIB

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:49 WIB

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:19 WIB

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:18 WIB

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:16 WIB

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:04 WIB

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:49 WIB

×