Titik Panas di Riau Terbanyak di Pelalawan

Ardi Mandiri

Senin, 21 September 2015 | 08:37 WIB
Titik Panas di Riau Terbanyak di Pelalawan
Ilustrasi Kebakaran Hutan

Suara.com - Metereologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 139 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten di Provinsi Riau, Senin pagi.

"Titik panas terbanyak terdeteksi di Pelalawan dengan 84 titik," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin di Pekanbaru, Senin.

Selanjutnya titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan tersebut terdeteksi di Indragiri Hulu (Inhu) 11 titik, Bengkalis 14 titik, Siak dan Kampar 10 titik, Meranti satu titik, Rokan Hilir dua titik serta Indragiri Hilir tujuh titik.

Titik panas Riau sejatinya mulai berkurang dalam dua pekan terakhir bahkan sempat nihil selama beberapa hari. Namun sejak Jumat malam (18/9) berdasarkan pencitraan Satelit Terra dan Aqua keberadaan titik panas terus meningkat hingga hari ini.

Dari 139 titik panas yang terdeteksi pencitraan satelit Terra dan Aqua pada Senin pukul 05.00 WIB itu, 88 diantaranya dipastikan merupakan titik api dengan tingkat kepercayaan diatas 70 perse, "Seluruh titik api terdeteksi di enam kabupaten yakni Pelalawan 52 titik, Bengkalis 11 titik, Siak dan Inhu delapan titik," jelasnya.

Kemudian sembilan titik api lainnya tersebar di Kampar dengan tujuh titik dan Inhil dua titik api.

Sugarin menjelaskan secara keseluruhan terdapat sebanyak 284 titik panas di Pulau Sumatera, sebaran terbanyak di Riau 139 titik dan Sumsel 92 titik. Sementara titik panas di Jambi tampak mulai menurun menjadi 19 titik, Lampung 18 titik, Sumbar dua titik, Sumut tiga titik dan Bangka Belitung 11 titik panas.

Kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera berakibat pada memburuknya kabut asap yang telah terjadi sejak Agustus 2015 lalu. Saat ini jarak pandang di Riau berkisar antara 1.000 meter hingga 3.000 meter.

Sejak Senin lalu (14/9) Riau telah ditetapkan daerah berstatus Darurat Pencemaran Udara oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arysadjuliandi Rachman.

Sementara itu sejak ditetapkannya status darurat pencemaran udara, ribuan prajurit TNI telah dikerahkan ke Riau dan menyebar ke sejumlah daerah guna memaksimalkan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di provinsi itu.

Sementara itu BPBD Riau menyatakan pihaknya terus memaksimalkan pemadaman api dengan menggunakan tiga helikopter melalui pengeboman air. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hujan Deras Bersihkan Kabut Asap di Mukomuko

Hujan Deras Bersihkan Kabut Asap di Mukomuko

News | Senin, 21 September 2015 | 07:29 WIB

Pengusaha Sawit Merasa Jadi Kambing Hitam Akibat Kebakaran Hutan

Pengusaha Sawit Merasa Jadi Kambing Hitam Akibat Kebakaran Hutan

News | Senin, 21 September 2015 | 06:01 WIB

Perusahaan Pembakar Hutan Bisa Dijerat UU Pencucian Uang

Perusahaan Pembakar Hutan Bisa Dijerat UU Pencucian Uang

News | Senin, 21 September 2015 | 05:47 WIB

Prof. Rizaldi Boer: Kebakaran Lahan Sumatera Ancam Iklim Regional

Prof. Rizaldi Boer: Kebakaran Lahan Sumatera Ancam Iklim Regional

wawancara | Senin, 21 September 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×