Kisah Para Pencari Jenazah Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci

Suwarjono

Sabtu, 10 Oktober 2015 | 06:05 WIB
Kisah Para Pencari Jenazah Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci
Beberapa petugas membawa jenazah satu dari ratusan korban tewas dalam tragedi Mina pada Kamis (24/9) [Reuters].

Tidak itu saja, agar bisa lebih dekat dengan petugas yang punya otoritas untuk menembus akses data tentang jamaah yang menjadi korban meninggal, mereka pun mengobral janji akan mengantar warga negara Arab itu kemanapun mereka ingin pergi bila berkunjung ke Indonesia.

"Pokoknya kami mengekspos apa aja yang mereka suka, yang penting terjadi harmoni dan bisa dapat akses yang luas," ujar ayah dari dua orang putra dan satu putri itu.

Identifikasi Beruntung tim Linjam memiliki Naif Bajri Basri Marjan (33). Pria berdarah Palembang, Sumatera Selatan, yang lahir dan besar di Arab Saudi sehingga ia lebih pandai dan fasih berbahasa Arab ketimbang berbahasa Indonesia.

Selain itu, pemuda bertubuh tinggi dan berparas putih itu nampak paham betul kultur orang Arab.

"Orang Arab itu suka kalau kita bantuin dia," ujar Naif dengan Bahasa Indonesia yang kadang terbalik-balik, pendek dan patah-patah.

Karena ringan membantu itu menjadi salah satu pintu masuk untuk menembus data dokumen jenazah yang ada di pemulasaran mayat, Naif dan anggota tim Linjam lainnya melakukan aksi bantu-bantu merapikan arsip di tempat tersebut.

Tentunya, hal itu juga dimanfaatkan mereka untuk mencari dokumen tentang jenazah yang ditengarai berasal dari Indonesia.

Satu paket atau file dokumen itu biasanya berisi semua yang melekat pada tubuh jenazah ketika ditemukan, seperti gelang tembaga yang menjadi identitas jemaah haji Indonesia, pakaian ihram, slayer, kartu penginapan, kartu bus, dan lain-lain.

"Kami melakukan verifikasi berangkat dari kebiasaan orang Indonesia dan kelaziman mereka. Baik dari segi berpakaian dan raut muka (foto) serta hal lain yang khas seperti gelang dan slayer yang beraneka warna. Itu modal kami menelusuri keberadaan mereka yang diduga sebagai korban dalam peristiwa tersebut," kata Muchlis yang sudah beberapa kali memimpin tim Linjam sehingga nampak paham betul karakter jemaah Indonesia hanya dengan melihat dari kejauhan.

Sampai hari ke-15 sejak peristiwa Mina, Tim Linjam tersebut telah berhasil menemukan 149 korban peristiwa Mina.

Sebanyak 118 jemaah menjadi korban meninggal, empat jemaah menjadi korban luka dan masih di rumah sakit, 26 jamaah telah kembali ke pemondokan mereka.

Sedangkan sisanya lima jemaah hingga Jumat 9 Oktober 2015 belum diketahui keberadaannya sejak peristiwa Mina terjadi.

Namun, para pencari jenazah yang tidak mengenal lelah sebelum tugas dituntaskan itu, juga menemukan lima jemaah WNI yang telah bermukim di Arab Saudi ikut menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Sementara untuk korban crane roboh, mereka telah berhasil mengidentifikasi 55 jemaah Indonesia yang menjadi korban, 12 diantaranya meninggal dunia, dan 43 mengalami cidera ringan dan berat.

"Kami berharap pada musim haji tahun depan, ada 'contingency plan' (rencana darurat) untuk mengantisipasi kejadian luar biasa seperti ini, sehingga bila ada peristiwa besar bisa langsung `action', tidak perlu terlalu banyak rapat dan briefing," ujar Kepala Subdinas Pembinaan Dinas Perawatan Personel di TNI-AU itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tantangan Tim DVI Saat Identifikasi Korban Mina

Ini Tantangan Tim DVI Saat Identifikasi Korban Mina

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 08:17 WIB

Dapat Akses, TIM DVI Mabes Polri Percepat Identivikasi Koban Mina

Dapat Akses, TIM DVI Mabes Polri Percepat Identivikasi Koban Mina

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 07:02 WIB

1.800 Jenazah Jemaah Haji Dimakamkan di Al-Mu'ashim

1.800 Jenazah Jemaah Haji Dimakamkan di Al-Mu'ashim

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 06:16 WIB

Terkini

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:02 WIB

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:57 WIB

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede

5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:41 WIB

Skincare Apa yang Bagus untuk Usia 50 Tahun ke Atas? Ini yang Wajib Ada

Skincare Apa yang Bagus untuk Usia 50 Tahun ke Atas? Ini yang Wajib Ada

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:36 WIB

Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli

Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli

Riau | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:30 WIB

Gesture Pegang Kerah Saat Masuk Rutan KPK, Febrie Adriansyah Stres, Cemas atau Emosi?

Gesture Pegang Kerah Saat Masuk Rutan KPK, Febrie Adriansyah Stres, Cemas atau Emosi?

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:30 WIB

×