Menteri Khofifah: Potong Syaraf Libido Predator Anak

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 11 Oktober 2015 | 07:23 WIB
Menteri Khofifah: Potong Syaraf Libido Predator Anak
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa (Antara/Trisnadi).

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Endarparawansa mengatakan aparat hukum perlu memperberatan hukuman bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak atau predator.

"Pemberatan hukuman bisa dijatuhkan dalam vonis hakim. Kenapa diberikan pemberatan karena karena korban predator bisa berantai. Korban predator bisa menjadi predator baru," katanya di Magelang, Sabtu (10/10/2015).

Ia mengatakan hal tersebut usai menyerahkan beras untuk keluarga sejahtera (rastra) di Kelurahan Kemirirejo, Kota Magelang.

Bahkan data di Kementerian Sosial korban predator tidak hanya anak-anak tetapi juga binatang.

"Jadi korban pedofil, korban sodomi itu bisa berantai, dari pola yang seperti ini maka pemberatan hukuman menjadi sesuatu yang semestinya diberikan ruang," katanya.

Ia menuturkan banyak negara di Eropa dan Amerika sudah melakukan hal tersebut, termasuk beberapa negara di Asia. Ia menyebutkan pemberatan hukuman bisa dilakukan, antara lain, dengan memutus syaraf libido yang bisa dilakukan dengan operasi kecil.

"Bisa juga dilakukan dengan dioleskan zat kimia tertentu sehingga syaraf libidonya akan lemah. Ada yang mati ada yang melemah sampai 90 persen," katanya.

Selain pemutusan syaraf libido, di beberapa negara melakukan hukuman sosial. Setelah predator divonis oleh pengadilan maka gambar atau foto wajah predator tersebut ditempel di tempat umum termasuk di sekolah-sekolah.

"Cara-cara seperti ini harus dijadikan ruang diskusi kita supaya nanti pertimbangan-pertimbangan pemberatan itu bisa menjadi penguatan bagi hakim ketika akan mevonis," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Bukti yang Menjerat Pembunuh Keji Bocah dalam Kardus

Tiga Bukti yang Menjerat Pembunuh Keji Bocah dalam Kardus

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 21:15 WIB

Sebelum Bunuh PNF, Agus Minum Cairan Larutan Sabu

Sebelum Bunuh PNF, Agus Minum Cairan Larutan Sabu

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 18:06 WIB

Polisi Tetapkan Agus jadi Tersangka, Paman PNF: Hukum Mati Saja

Polisi Tetapkan Agus jadi Tersangka, Paman PNF: Hukum Mati Saja

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 17:53 WIB

Polisi Temukan Bekas Benda Tumpul di Alat Vital Korban PNF

Polisi Temukan Bekas Benda Tumpul di Alat Vital Korban PNF

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 17:07 WIB

Tersangka Pembunuh Bocah Dalam Kardus

Tersangka Pembunuh Bocah Dalam Kardus

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 17:22 WIB

Polisi Resmi Tetapkan Agus sebagai Tersangka Pembunuhan Putri

Polisi Resmi Tetapkan Agus sebagai Tersangka Pembunuhan Putri

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 15:47 WIB

Petunjuk Baru Pembunuhan 'Bocah dalam Kardus'

Petunjuk Baru Pembunuhan 'Bocah dalam Kardus'

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 05:47 WIB

Pemerintah Jangan Biarkan Kasus Bocah Dalam Kardus Terulang

Pemerintah Jangan Biarkan Kasus Bocah Dalam Kardus Terulang

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 07:01 WIB

Kasus Bocah Dalam Kardus, Agus Masih Sembunyikan Sesuatu

Kasus Bocah Dalam Kardus, Agus Masih Sembunyikan Sesuatu

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 06:41 WIB

Begini Cara Polisi Temukan Pembunuh Bocah Dalam Kardus

Begini Cara Polisi Temukan Pembunuh Bocah Dalam Kardus

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB