Atasi Asap, Indonesia Segera Punya Pesawat Water Bombing

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 13:07 WIB
Atasi Asap, Indonesia Segera Punya Pesawat Water Bombing
BNPB memantau lokasi pembakaran yang menghanguskan ratusan hektar lahan perkebunan sawit di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu (20/9). (Antara)

Suara.com - Kepala Hubungan Masyarakat dan Pusat Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pemerintah akan membeli pesawat berkemampuan water bombing untuk memadamkan pembakaran hutan dan lahan.

"Saya dengar Pak Presiden Jokowi akan membeli pesawat yang mempunyai kapasitas water bombing," kata Sutopo di gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka 38, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Pesawat yang akan dibeli pemerintah, katanya, juga memiliki kemampuan menyelamatkan korban.

Sutopo mengatakan selama ini kebakaran hutan di Indonesia sulit ditangani secara tuntas karena keterbatasan alat pemadam berskala besar.

"Indonesia masih belum punya pesawat dan helikopter yang berkapasitas water bombing," kata Sutopo

Selama ini, helikopter dan pesawat yang berkemampuan water bombing untuk memadamkan pembakaran hutan dan lahan masih sewaan dari luar negeri, seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina.

Kepada pembakar utan, Sutopo berharap pemerintah Indonesia tegas menindak perusahaan-perusahaan pembakar hutan. Perusahaan-perusahaan yang memiliki lahan gambut, katanya, juga harus diwajibkan memiliki helikopter atau pesawat berkemampuan water bombing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atasi Masalah Asap, Menkeu Siapkan Duit Buat Beli Pesawat

Atasi Masalah Asap, Menkeu Siapkan Duit Buat Beli Pesawat

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 12:33 WIB

Greenpeace Dukung Pansus Asap, Asal...

Greenpeace Dukung Pansus Asap, Asal...

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 00:03 WIB

Diguyur Hujan, Titik Api di Sumatera dan Kalimantan Menurun

Diguyur Hujan, Titik Api di Sumatera dan Kalimantan Menurun

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 20:29 WIB

171 Anggota DPR Dukung Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan

171 Anggota DPR Dukung Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 18:16 WIB

ICW: Kebakaran Hutan Akibat Korupsi

ICW: Kebakaran Hutan Akibat Korupsi

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:06 WIB

Ini Alasan Nasdem Tak Setuju Pembentukan Pansus Asap di DPR

Ini Alasan Nasdem Tak Setuju Pembentukan Pansus Asap di DPR

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 13:31 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB