Pembunuhan Berantai Melibatkan Satu Keluarga di Malaysia

Laban Laisila

Selasa, 03 November 2015 | 10:45 WIB
Pembunuhan Berantai Melibatkan Satu Keluarga di Malaysia
Garis Polisi [Shutterstock]

Suara.com - Satu keluarga di Malaysia ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam pembunuhan berseri  yang memakan empat korban di sebuah bengkel bus di Tapah, Perak.

Wakil Kepala Polisi Perak, Datuk Hasnan Hassan mengatakan, empat korban pembunuhan terdiri atas makelar tanah, pengusaha bus, juru jual suku cadang kendaraan dan seorang pekerja tersangka.

Semua korban berusia antara 36 hingga 54 tahun dipukul hingga tewas sebelum mayat mereka dibakar di atas kepingan seng, sementara abu dan tulang korban dibuang ke sungai yang terletak di belakang bengkel bus tersebut, seperti dilansir sejumlah media setempat, Selasa (3/11/2015).

Pembunuhan kejam itu diduga dilatarbelakangi masalah hutang dan kegagalan urusan jual beli tanah melibatkan tersangka utama berusia 57 tahun yang merupakan pemilik bengkel.

Turut terlibat dalam pembunuhan itu ialah istrinya berusia 54 tahun serta dua anak mereka masing-masing berumur 20 dan 17 tahun.

"Korban pertama merupakan seorang lelaki 46 tahun yang bekerja sebagai makelar tanah dan pekebun. Dia dilaporkan hilang pada 25 Agustus," katanya.

Pada 26 Oktober, polisi menahan keluarga tersangka berdasar hasil siasatan polisi atas kasus itu. Terungkap bahwa korban telah dibunuh dan dibakar di kawasan bengkel yang disewanya sejak 2012.

"Dalam pengusutan itu, tersangka juga mengungkapkan kepada polisi, tiga lagi korban yang hilang di kawasan Tapah telah dibunuh dan dibakar di lokasi sama,” lanjut Hasnan.

Ketiga korban tersebut adalah seorang wanita 56 tahun pengusaha bus yang dilaporkan hilang pada 2014, seorang pria 54 tahun juru jual suku cadang kendaraan yang hilang pada 2014, dan seorang lelaki 36 tahun pekerja bengkel tersangka yang hilang sejak Oktober 2012. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Kematian Putri di Jasiga Ditangani Polda Metro-Polres Bogor

Kasus Kematian Putri di Jasiga Ditangani Polda Metro-Polres Bogor

News | Minggu, 01 November 2015 | 17:17 WIB

Sebelum Ditemukan Tewas di Jalan, Putri Hilang Berhari-hari

Sebelum Ditemukan Tewas di Jalan, Putri Hilang Berhari-hari

News | Kamis, 29 Oktober 2015 | 12:45 WIB

Polisi Duga Putri Alami Kekerasan Sebelum Dibunuh

Polisi Duga Putri Alami Kekerasan Sebelum Dibunuh

News | Kamis, 29 Oktober 2015 | 11:02 WIB

Terkini

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:46 WIB

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:20 WIB

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:13 WIB

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×