Bawaslu Waspadai Peredaran Uang 'Panas' Pilkada Serentak

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 05 November 2015 | 16:25 WIB
Bawaslu Waspadai Peredaran Uang 'Panas' Pilkada Serentak
Ketua MK Arief Hidayat, Ketua KPU Husni Kamil Manik, Ketua Bawaslu Muhammad dan Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie melakukan rapat kordinasi di Jakarta, Kamis (5/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mewaspadai peredaran uang di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember 2015 mendatang. Sebab ada potensi uang itu dipakai untuk menyuap pemilih.

Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum, Daniel Zuchron menegaskan bahwa pihaknya sangat ingin mengawasi itu.

"Kami sangat ingin untuk melakukan pengontrolan terhadap proses pilkada serentak ini. Namun, kita tidak bisa menemukan hal-hal kecil yang mungkin terlepas daei pengawasan kita selama proses kampanye ini," kata Daniel di Gedung Bawaslu Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis(5/11/2015).

Dirinya mengatakan bahwa pihaknya akan menjadikan peredaran uang yang terjadi selama proses kampanye sebagai titik awal untuk menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Pasangan calon kepala daerah yang bertarung. Pasalnya, dalam proses tersebut, politik uang pasti marak terjadi.

"Kita akan fokus untuk mencegah terjadinya pelanggaran, tetapi kita juga akan menjadikan peredaran uang dalam masa kampanye sebagai instrumen untuk menemukan pelanggaran yang terjadi," kata Daniel.

Lebih lanjut katanya, peredaran uang yang terjadi pada masa kampanye dipastikan ada kaitannya dengan keinginan untuk memenangkan Pilkada yang ada nanti. Karena itu, jika ada masyarakat yang menerima uang, kata Daniel harus ditanya apakah dirinya memilih calon yang memberinya uang atau tidak.

Karena kalau sesorang yang sudah menerima uang dari pasangan calon, dapat diduga orang tersebut mendapat tekanan ketika menerima uang tersebut.

"Pemantau atau pengawas harus tanya kepada masyarakat penerima uang, apakah pilihannya linear dengan penerimaan uang, kalau ya, bisa saja dia mendapat tekanan, dan itu adalah pelanggaran," tutup Daniel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rakor Antisipasi Sengketa Pilkada

Rakor Antisipasi Sengketa Pilkada

Foto | Kamis, 05 November 2015 | 16:00 WIB

Survei: Mayoritas Warga Mau Terima Politik Uang

Survei: Mayoritas Warga Mau Terima Politik Uang

News | Kamis, 05 November 2015 | 15:47 WIB

Banyak Warga Belum Tahu Sebulan Lagi Pilkada Serentak

Banyak Warga Belum Tahu Sebulan Lagi Pilkada Serentak

News | Kamis, 05 November 2015 | 14:44 WIB

PDIP Dukung Golkar dan PPP Rekonsiliasi

PDIP Dukung Golkar dan PPP Rekonsiliasi

News | Selasa, 03 November 2015 | 20:21 WIB

Persiapan Pilkada Serentak 2015

Persiapan Pilkada Serentak 2015

Foto | Selasa, 03 November 2015 | 11:31 WIB

Jokowi Minta Kerawanan Pilkada Diantisipasi

Jokowi Minta Kerawanan Pilkada Diantisipasi

News | Selasa, 03 November 2015 | 11:07 WIB

Anggaran Pilkada Serentak dari APBD Membengkak Capai Rp7,1  T

Anggaran Pilkada Serentak dari APBD Membengkak Capai Rp7,1 T

News | Selasa, 03 November 2015 | 07:51 WIB

Mendagri Pastikan Anggaran Pilkada Serentak Terpenuhi

Mendagri Pastikan Anggaran Pilkada Serentak Terpenuhi

News | Minggu, 01 November 2015 | 02:53 WIB

Debat Cawalkot Surabaya, Risma 'Perang' Data dengan Rasiyo

Debat Cawalkot Surabaya, Risma 'Perang' Data dengan Rasiyo

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 11:35 WIB

Bambang Widjojanto Khawatir Ada Panen Korups saat Pilkada

Bambang Widjojanto Khawatir Ada Panen Korups saat Pilkada

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 15:42 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB