Perubahan Iklim Dorong Ratusan Juta Penduduk Dunia ke Kemiskinan

Esti Utami

Senin, 09 November 2015 | 11:46 WIB
Perubahan Iklim Dorong Ratusan Juta Penduduk Dunia ke Kemiskinan
Ilustrai kekeringan. (shutterstock)

Suara.com - Bank Dunia memperingatkan perubahan iklim dapat mendorong lebih dari 100 juta orang ke dalam jurang kemiskinan pada 2030, jika dunia gagal melakukan tindakan pencegahan.

Dalam laporan "Shock Waves: Managing the Impacts of Climate Change on Poverty", yang dikeluarkan pada Minggu (8/11/2015) disebutkan, saat ini orang miskin sudah menghadapi resiko tinggi akibat guncangan yang berkaitan dengan iklim, termasuk gagal panen karena curah hujan berkurang ataupun banjir, lonjakan harga pangan setelah peristiwa alam esktrem, dan peningkatan peristiwa penyakit setelah gelombang panas dan banjir.

Guncangan semacam itu dapat menghilangkan prestasi yang diperoleh dengan kerja keras sehingga mengakibatkan kerugian yang tak bisa diubah, dan membuat orang kembali ke dalam kemiskinan, terutama di Afrika dan Asia Selatan.

Menurut laporan tersebut, sektor pertanian akan sangat merasakan dampak perubahan iklim ini. Sebagaimana ditunjukkan oleh kajian contoh bahwa perubahan iklim dapat mengakibatkan hilangnya hasil panen tak kurang dari lima persen sampai 2030 dan 30 persen hingga 2080.

Dampak kesehatan, termasuk kasus malaria yang lebih tinggi, diare dan hambatan pertumbuhan, dan dampak temperatur tinggi pada reproduksi adalah pengendali paling kuat berikutnya.

Di Afrika, wilayah yang paling miskin di dunia, perubahan iklim dapat mengakibatkan harga pangan naik hingga 12 persen pada 2030 dan 70 persen sampai 2080.

Laporan itu menyebut dampak tersebut "pukulan yang melumpuhkan" buat negara Afrika, tempat konsumsi pangan rumah tangga paling miskin berjumlah lebih dari 60 persen dari seluruh pengeluaran negara.

Laporan itu, yang disiarkan satu bulan sebelum Konferensi Iklim PBB di Paris, menyerukan upaya pembangunan yang berkelanjutan serta  diperkuatnya jaring keselamatan sosial dan cakupan kesehatan universal, selain tindakan khusus iklim guna membantu menangani iklim yang berubah, seperti peningkatan ketahanan pangan, sistem peringatan dini dan tanaman yang tahan terhadap perubahan cuaca.

Laporan tersebut juga menyerukan "dorongan sepenuh tenaga" guna mengurangi emisi gas rumah kaca tanpa membebani rakyat miskin.

Penghematan dari penghapusan subsidi bahan bakar fosil, misalnya, dapat ditanam kembali dalam rancangan bantuan guna membantu keluarga miskin menangani biaya bahan bakar yang makin tinggi.

"Perubahan iklim membuat orang paling miskin mengalami pukulan paling keras, dan tantangan kita sekarang ialah melindungi puluhan juta orang dari terjerumus ke dalam kemiskinan parah akibat perubahan iklim," kata Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim di dalam satu pernyataan.

"Laporan ini mengirim pesan jelas bahwa mengakhiri kemiskinan takkan mungkin dilakukan kecuali kita melakukan tindakan keras guna mengurangi ancaman perubahan iklim terhadap orang miskin dan secara dramatis mengurangi buangan yang berbahaya," katanya. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Berhenti Meromantisasi Kemiskinan! Rakyat Bukan Peserta Lomba Bertahan Hidup

Berhenti Meromantisasi Kemiskinan! Rakyat Bukan Peserta Lomba Bertahan Hidup

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Kemiskinan Struktural: Ketika Manusia Kehilangan Hak untuk Bermimpi

Kemiskinan Struktural: Ketika Manusia Kehilangan Hak untuk Bermimpi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:30 WIB

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

×