Calo Kontrak Freeport, Fadli: Mungkin Saja Setya Novanto Dijebak

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 18 November 2015 | 11:44 WIB
Calo Kontrak Freeport, Fadli: Mungkin Saja Setya Novanto Dijebak
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendatangi KPK, (12/10), guna menyampaikan hasil GOPAC. (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon curiga ada yang menjebak Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto. Setya Novanto sekarang menjadi perhatian publik setelah Menteri ESDM Sudirman Said melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan karena diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika meminta saham kepada PT. Freeport Indonesia sebagai imbalan atas andil memperpanjang kontrak karya.

"Mungkin saja Pak Novanto dijebak," kata Fadli di DPR, Rabu (18/11/2015).

Menurut Fadli sejak awal Freeport Indonesia yang justru hendak meminta bantuan DPR untuk memuluskan perpanjangan kontrak karya di Papua.

Mengenai bagaimana Setya Novanto bisa bertemu pimpinan PT. Freeport Indonesia beberapa kali, Fadli mengaku tidak tahu soal itu. Fadli mengaku baru tahu setelah berita keluar. Tapi, menurut dia, pertemuan semacam ini tidak masalah.

"Ya saya tahu belakangan. Biasa saja bertemu seperti itu, orang bertemu, rakyat saja boleh bertemu ketua DPR, menyampaikan aspirasi, tidak ada yang salah, apalagi pertemuan itu datang dari PT. Freeport Indonesia," kata Fadli.

Kemudian, Fadli menilai tindakan Sudirman Said selama ini telah banyak memberikan kelonggaran pada Freeport, misalnya memperpanjang izin ekspor.

"UU Minerba Nomor 4/2009 menyatakan bahwa tidak boleh lagi setelah 2014 (ekspor konsentrat), tapi menteri ESDM melanjutkan. Jadi kementerian ESDM sudah melanggar UU Minerba, jelas itu. Pelanggaran UU itu sangat jelas dan pasti merugikan negara," ujarnya.

Senin (16/11/2015) lalu, usai melapor ke MKD, Sudirman mengatakan politisi DPR tersebut telah beberapa kali memanggil dan bertemu pimpinan Freeport. Pertemuan ketiga pada 8 Juni 2015 berlangsung di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan itu, politisi tersebut menjanjikan dapat memperpanjang kontrak Freeport yang akan berakhir pada 2021 dengan lancar. Sebagai imbalan, politisi tersebut minta 20 persen saham, yang akan dibagikan kepada Presiden Joko Widodo sebesar 11 persen dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebesar sembilan persen.

Untuk dirinya sendiri, politisi berkuasa di Senayan tersebut minta 49 persen saham proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Urumuka di Paniai, Papua.

Sudirman juga mengatakan ada berdasarkan informasi petinggi Freeport, ada seorang pengusaha Indonesia yang selalu hadir dalam setiap pertemuan.

Kasus ini telah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mereka marah mendengarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Golkar Ingin Jokowi Klarifikasi soal Pencatutan Nama

Politisi Golkar Ingin Jokowi Klarifikasi soal Pencatutan Nama

News | Rabu, 18 November 2015 | 06:02 WIB

Usut Setnov dan Saham Freeport, MKD Bisa Panggil Jokowi dan JK

Usut Setnov dan Saham Freeport, MKD Bisa Panggil Jokowi dan JK

News | Selasa, 17 November 2015 | 18:09 WIB

Dituduh Catut Nama Jokowi, Ketua DPR Diminta Mundur

Dituduh Catut Nama Jokowi, Ketua DPR Diminta Mundur

News | Selasa, 17 November 2015 | 16:59 WIB

MKD Tunggu Rekaman Percakapan Politisi DPR Minta Saham Freeport

MKD Tunggu Rekaman Percakapan Politisi DPR Minta Saham Freeport

News | Selasa, 17 November 2015 | 16:31 WIB

Kapolri: Kami Bisa Usut Pencatutan Nama Presiden

Kapolri: Kami Bisa Usut Pencatutan Nama Presiden

News | Selasa, 17 November 2015 | 16:27 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB