Ini Alasan Tito Kumpulkan Puluhan Dubes di Polda Metro Jaya

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 18 November 2015 | 18:15 WIB
Ini Alasan Tito Kumpulkan Puluhan Dubes di Polda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian bersama sejumlah dubes dan perwakilan negara asing, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/11/2015). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian akhirnya memaparkan alasan pihaknya mengumpulkan puluhan duta besar (dubes) negara asing di Mapolda Metro Jaya pada hari ini.

Menurut Tito, pertemuan tersebut bertujuan untuk memberitahukan kepada para dubes negara sahabat, terkait pengamanan Jakarta dari ancaman teroris. Pasalnya menurutnya, ada beberapa dubes negara asing yang mempertanyakan keamanan di Jakarta, pasca-adanya kejadian teror di Paris, Prancis, beberapa hari lalu.

"Ya, ini banyak teman-teman dari kedutaan besar menanyakan, bagaimana kira-kira kemanan di Jakarta terkait potensi serangan teror. Saya daripada satu-satu saya jawab, lebih baik saya kumpulkan (semua sekaligus)," kata Tito, usai mengadakan pertemuan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/11/2015).

Menurut Tito, dirinya telah menjelaskan secara gamblang mengenai pengamanan tersebut, kepada para dubes yang hadir dalam pertemuan hari ini.

"Sudah saya kumpulkan, sehingga cukup satu kali penjelasan. Tidak perlu diulangi dan mereka paham. Jadi, lebih efisien. Tujuannya itu, (untuk) menjawab pertanyaan mereka," katanya lagi.

Tito sendiri mengaku pihaknya telah meningkatkan pengamanan di beberapa kedubes yang rawan menjadi target serangan teroris, seperti Kedubes Prancis, Inggris dan Amerika Serikat (AS).

"Ya, semua kedutaan besar yang kita anggap tertentu, kita anggap penting untuk kita amankan, kita tingkatkan pengamanannya. Seperti di Kdubes Prancis, Inggris, Amerika, termasuk kediaman dubes juga kita amankan," kata Tito.

Tito mengatakan, meski saat ini ada beberapa orang yang dianggap telah bergabung dengan kelompok radikal ISIS, namun dia memastikan bahwa berdasarkan informasi dari personelnya, Jakarta masih tergolong aman dari ancaman terorisme.

"Kemudian yang jelas, di Jakarta meskipun ada sel-sel pendukung ISIS, tetapi hingga saat ini hasil analisis kita, kemampuan mereka, kapabilitas mereka relatif rendah. Dan kita belum dapat informasi (soal) kemungkinan ada rencana serangan. Belum ada. Jadi ya, sementara ini saya kira kita masih aman," katanya.

Berdasarkan informasi, ada sebanyak 36 dubes yang hadir dalam pertemuan hari ini tersebut. Dari puluhan dubes yang hadir tersebut di antaranya termasuk perwakilan Dubes Prancis, Corrine; Wakil Dubes Inggris, Juliet Marc; perwakilan Dubes Italia, Federico; perwakilan Dubes Amerika Serikat; perwakilan Dubes Belgia, Patrick Herman; dan perwakilan Dubes Swedia, Karin Ares Choug.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tindakan Kapolda Tito Untuk Kasus Polisi Pemerkosa

Ini Tindakan Kapolda Tito Untuk Kasus Polisi Pemerkosa

News | Kamis, 12 November 2015 | 11:15 WIB

Kapolda Akan Bentuk Tim Periksa Dana Sampah Bantargebang

Kapolda Akan Bentuk Tim Periksa Dana Sampah Bantargebang

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 16:01 WIB

Terkini

Nasib Dadan Sepulang Haji: Dicopot dari Kepala BGN, Dijemput Kejagung

Nasib Dadan Sepulang Haji: Dicopot dari Kepala BGN, Dijemput Kejagung

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:57 WIB

Copot Pimpinan BGN Dinilai Bukan Solusi, Program MBG Terancam Makin Karam

Copot Pimpinan BGN Dinilai Bukan Solusi, Program MBG Terancam Makin Karam

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:50 WIB

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:44 WIB

Penyidik Kejagung Masuk Kantor BGN Sejak Dini Hari, Penggeledahan Masih Berlangsung Tertutup

Penyidik Kejagung Masuk Kantor BGN Sejak Dini Hari, Penggeledahan Masih Berlangsung Tertutup

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:43 WIB

BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar

BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:41 WIB

Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya

Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:37 WIB

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:06 WIB

Cuma Dituntut Ringan, Ternyata Ini Alasan di Balik Nasib 4 TNI Penyerang Andrie Yunus

Cuma Dituntut Ringan, Ternyata Ini Alasan di Balik Nasib 4 TNI Penyerang Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:55 WIB

Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo

Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:44 WIB

'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber

'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:40 WIB