Misbakhun Kutuk Aksi 30 Preman Bersenjata di Pasuruan

Ruben Setiawan

Selasa, 24 November 2015 | 03:05 WIB
Misbakhun Kutuk Aksi 30 Preman Bersenjata di Pasuruan
Anggota DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam salah sebuah diskusi di Jakarta, Mei 2015 lalu. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Misbakhun, mengutuk aksi penyerangan yang dilakukan oleh 30 preman bersenjata terhadap Tim Posko Rumah Aspirasi Misbakhun saat memasang baliho bebas narkoba di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan, Minggu (22/11/2015) malam.

"Saya prihatin dan mengutuk keras aksi premanisme yang terjadi di Kota Pasuruan. Dan saya meminta aparat kepolisian bertindak sigap untuk mengusut tuntas kasus tersebut," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Misbakhun menghimbau masyarakat Kota Pasuruan untuk tidak mudah terprovokasi aksi premanisme dengan tetap solid menjaga dan membangun suasana kondusif.

Dia berharap masyarakat Kota Pasuruan untuk menjaga dan membangun suasana kondusif, apalagi ini menjelang Pilkada 9 Desember.

"Jangan sampai salah satu agenda nasional, yakni Pilkada serentak ternodai oleh aksi kekerasan dalam persaingan Pilkada di Kota Pasuruan," Dia mengatakan, karena itu dirinya menghimbau masyarakat jangan mudah termakan dan terprovokasi isu apapun yang tujuannya untuk melakukan kekerasan.

Hal itu menurut dia, sejalan dengan himbauan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu bahwa para peserta pilkada serentak 2015 "bertanding" secara sehat, yang menang maupun kalah harus saling menerima.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Pasuruan untuk menjaga situasi agar selalu kondusif saat ini, dan tetap terjaga sampai kapanpun," ujarnya.

Dia mengatakan, tuga kita semua menjaga suasana masyarakat tetap dalam persaingan kompetisi demokrasi pilkada yang sehat di Kota Pasuruan.

Sebelumnya, Tim Posko Rumah Aspirasi Misbakhun mulai memasang baliho pada Minggu (22/11/2015) pukul 15.00 WIB.

Koordinator Tim Posko, H. Malik mengatakan, pemasangan baliho itu rencananya di 20 titik namun baru memasang di 16 titik peristiwa penyerangan itu terjadi.

Malik mengungkapkan, ketika Tim memasang di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gading Rejo, tiba-tiba ada 30 orang berkendaraan bermotor sambil membawa pentungan dan pistol menyerang Tim Posko.

Kejadiannya 22.30 WIB, saat teman-teman konsentrasi pasang baliho, tiba-tiba kami didatangi 30 preman bawa pentung dan pistol dan langsung menyerang kami," ujarnya.

Malik mengatakan dalam kejadian itu, ada dua korban yang dahinya dipukul gagang pistol sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Selain itu, menurut Malik kameranya dirampas preman dan 10 menit setelah kejadian itu, aparat Polsek Gading Rejo datang ke tempat kejadian peristiwa (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Usul Defisit APBN 3 Persen Diubah di Revisi UU Keuangan Negara, Anggap Terlalu Sakral

DPR Usul Defisit APBN 3 Persen Diubah di Revisi UU Keuangan Negara, Anggap Terlalu Sakral

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 17:57 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030

News | Selasa, 01 September 2026 | 21:19 WIB

Suara Setuju Bergema di Senayan, Ini Daftar 'Bos' Baru BI yang Disahkan dalam Rapat Paripurna DPR

Suara Setuju Bergema di Senayan, Ini Daftar 'Bos' Baru BI yang Disahkan dalam Rapat Paripurna DPR

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:17 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

DPR Minta BPJS dan Danantara Bantu Pasar Modal Redam Dana Asing yang Keluar

DPR Minta BPJS dan Danantara Bantu Pasar Modal Redam Dana Asing yang Keluar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:17 WIB

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:31 WIB

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:17 WIB

Terkini

Dua Kali Mangkir, KPK akan Panggil Lagi Nusron Wahid Secepatnya

Dua Kali Mangkir, KPK akan Panggil Lagi Nusron Wahid Secepatnya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Penjualan OMODA 5 di Malaysia Dibekukan Dampak Kasus As Roda Lepas

Penjualan OMODA 5 di Malaysia Dibekukan Dampak Kasus As Roda Lepas

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Telur Surplus, Tepung Telur Masih Impor: Pemerintah Baru Mau Bangun Pabrik

Telur Surplus, Tepung Telur Masih Impor: Pemerintah Baru Mau Bangun Pabrik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan

Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Novel Baswedan Khawatir Penghapusan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bikin Korupsi Besar Tak Terungkap

Novel Baswedan Khawatir Penghapusan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bikin Korupsi Besar Tak Terungkap

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Waspada Bullying di Sekolah, Mendikdasmen Ungkap 5 Ciri Siswa yang Sering Jadi Target Perundungan

Waspada Bullying di Sekolah, Mendikdasmen Ungkap 5 Ciri Siswa yang Sering Jadi Target Perundungan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×